Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, telah meminta keterangan dari 23 santri Sekolah Menengah Atas (SMA) Persis Benda Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Mereka dimintai terkait pengeroyokan terhadap dua santri Pondok Pesantren Persis Benda berinisial AJ, 13, dan HF, 16 pada Senin (19/3). Saat kejadian, sekitar pukul 23.57 WIB, pelaku membangunkan dan mengeroyok kedua korban di kamar masing-masing. Salah seorang korban harus dirawat inap di RS Jasa Kartini.
"Penganiayaan dan pengeroyokan dilakukan di lingkungan pesantren. Dua siswa terluka pada bagian wajah. Salah satunya babak belur setelah dikeroyok 20 orang dan seorang korban lain dikeroyok oleh tiga orang," kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AK Dadang Sudiantoro saat memberi keterangan pada Rabu (21/3).
Dia menjelaskan, kasus itu terungkap setelah korban menceritakan kepada orangtua mengenai penganiayaan oleh senior. Korban adalah santri kelas 1 SMP dan kelas 2 SMA.
Dadang mengatakan, belum ada siswa yang ditahan. Tetapi, dia memastikan proses hukum tetap berjalan. "Kami akan tetap melakukan tindakan secara tegas terhadap siswa SMA karena alasan mereka tidak jelas dan langsung menganiaya," katanya.
Pengasuh Pondok Pesantren Persis Benda Kota Tasikmalaya Budi Setiadi membenarkan pengeroyokan dan penganiayaan oleh 23 orang santri SMA terhadap adik kelas mereka.
"Kami telah memenuhi panggilan polisi terkait laporan itu. Itu memang terjadi dan mengakibatkan siswa SMP dan SMA terluka pada bagian wajah setelah dipukul," ungkapnya.(A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved