Pasukan Marinir Komitmen Menjaga Netralitas

Heri Susetyo
16/3/2018 20:44
Pasukan Marinir Komitmen Menjaga Netralitas
(MI/ BARY FATHAHILAH)

PASUKAN Korps Marinir diingatkan untuk menjaga netralitas di tahun politik, yakni Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 serta Pemilihan Umum 2019.

Penegasan netralitas pasukan marinir ini disampaikan Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono seusai serah terima jabatan Komandan Pasukan Marinir 1 baru di Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (16/3). Komandan Pasukan Marinir 1 diserahterimakan dari Brigjen Mar Lukman kepada Brigjen Mar Endi Supardi.

Mayjen Bambang menegaskan, Panglima TNI sudah berkali-kali mengingatkan agar TNI menjaga netralitas di Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Sebab, netralitas sejatinya merupakan kehendak rakyat dan sudah diatur dalam Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004.

Pasukan Korps Marinir diingatkan untuk berkomitmen dan berpegang teguh menjaga netralitas tersebut. Sehingga pasukan marinir dilarang terlibat politik praktis atau dukung-mendukung pasangan calon.

"Panglima TNI sudah menegaskan bahwa TNI harus netral," kata Bambang.

Di jajaran Korps Brigif Marinir 1 saat ini membawahi sedikitnya 8.300 prajurit marinir yang tersebar dari wilayah Surabaya hingga Papua. Netralitas pasukan marinir ini mutlak diperlukan untuk menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah RI. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya