Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Jawa Barat, menangani pasien Atikah, 40, ibu rumah tangga (IRT) korban dugaan penembakan dua orang tak dikenal di rumahnya. Kini, warga Kampung Babakan Kubang Desa Mekarsari Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu ditangani ahli bedah karena pada bagian dadanya terdapat dua proyektil.
Kepala Penanganan Informasi dan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, Wahyu, mengatakan, pasien tiba di RSUD R Syamsudin SH, Rabu (14/3) sekitar pukul 02.00 WIB. Pasien tersebut mengalami luka tembak.
"Pasiennya rujukan dari RSUD Jampangkulon. Hasil rontgen, ditemukan luka tembak dan terdapat proyektil peluru sebanyak dua buah di dalam dada," terang Wahyu, Rabu petang.
Pasien akan ditangani tim bedah untuk mengangkat proyektil di dalam dada. Untuk pembedahannya sendiri akan dilihat dari kondisi pasien.
"Bisa hari ini (kemarin) atau besok (hari ini). Nanti tergantung kondisi pasien," jelas Wahyu.
Ia belum bisa memastikan jenis senapan hingga mengakibatkan pasien terluka. Pun dari ukurannya atau jenis senapan dan peluru yang digunakan.
"Belum bisa kami pastikan. Jika nanti sudah berhasil diangkat, barang buktinya akan segera kami serahkan kepada yang berwajib (polisi)," kata dia.
Pada bagian dada pasien terdapat dua luka tembak. Awalnya sempat dikhawatirkan proyektil yang bersarang di dada pasien bisa tembus ke bagian paru-paru.
"Tapi dari hasil rontgen alhamdulillah tidak. Saat pasien tiba di sini kondisinya sadar dan masih bisa diajak bicara," ungkapnya.
Wahyu tak memungkiri proses bedah pengangkatan proyektil relatif cukup sulit. Ia tak bisa memperkirakan pasti waktu yang dibutuhkan dalam proses tersebut. "
Belum bisa dipastikan. Kisarannya bisa 1,5 jam hingga dua jam," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Kampung Babakan Kubang, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, dikagetkan peristiwa dugaan penembakan terhadap warga setempat, Senin (12/3) malam. Korbannya seorang ibu rumah tangga diketahui bernama Atikah, 40.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi seusai salat maghrib. Atikah mengaku kedatangan dua orang misterius ke rumahnya. Mereka mengenakan penutup wajah. Kedua orang misterius itu langsung menganiaya korban. Atikah sempat diseret dari dalam rumah. Ia terluka pada bagian dada. Dugaan sementara akibat tembakan senapan angin.
Camat Ciemas, Lesto Rosadi, mengaku ikut mengantar korban untuk mendapatkan perawatan ke RSUD Jampangkulon. Lesto mendapati sejumlah luka pada beberapa bagian tubuh korban.
"Pengakuan korban katanya luka di dada sebelah kiri karena tembakan senapan angin, tapi saya belum tahu persis. Selain luka di dada sebelah kiri, juga ada luka di kepala, pipinya luka memar, dan luka pada tangan," terang Lesto saat dihubungi wartawan.
Berdasarkan pengakuan korban, kata Lesto, tak diketahui persis motif penyerangan tersebut. Korban mengaku awalnya didatangi dua orang berpenutup wajah ke rumahnya.
"Menurut pengakuannya, korban langsung diserang. Korban juga sempat diseret ke luar rumah. Bahkan leher korban sempat dijerat tali," jelasnya.
Lesto menyebutkan saat ini korban masih dalam perawatan di RSUD Jampang Kulon. Saat ini kasusnya sudah ditangani Polsek Ciemas.
"Nggak tahu apa motifnya. Yang jelas sekarang sudah ditangani polisi," tandas Lesto. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved