Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KALENDER kegiatan wisata Maluku Sensasi Seribu Pulau resmi diluncurkan, Senin (12/3), di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta. Sebanyak 23 acara siap memanjakan wisatawan, dua di antaranya masuk dalam 100 event Wonderful Indonesia.
Maluku Sensasi Seribu Pulau akan mengeksplorasi potensi pariwisata di Maluku. Sebab, seluruh even dilaksanakan hampir merata di seluruh kabupaten dan kota yang ada.
"Dari 23 even, 2 di antaranya masuk dalam 100 event Wonderful Indonesia, dan tiga lainnya bertaraf internasional. CoE (calender of event) Provinsi Maluku 2018 sebagai upaya menarik kunjungan wisatawan ke Provinsi Maluku,” kata Pelaksana Tugas Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, Senin.
"Sebanyak 25.000 wisatawan mancanegara (wisman) dan 150 ribu pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) menjadi target kita, sekaligus mendukung target pariwisata nasional 2018 sebanyak 17 juta wisman dan 270 juta wisnus," sambungnya.
Menurut Zeth, tema 'Maluku Sensasi Seribu Pulau' diangkat untuk menggambarkan kekayaan Maluku. Bahwa provinsi dengan 1.434 pulau memiliki keberagaman budaya dan adat istiadat yang mempesona dan dilengkapi keindahan alam bahari.
"Saat ini, kita menetapkan Ambon dan Pulau Banda sebagai destinasi yang paling siap dipasarkan. Karena, didukung 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai. Ambon memiliki Festival Teluk Ambon, sedangkan Banda memiliki Pesta Rakyat Banda yang sudah berjalan lama dan banyak mendatangkan wisman," katanya.
Dijelaskannya, CoE 2018 diharapkan mampu meningkatkan perekonomian daerah. Serta, menarik investor untuk berinvestasi di sektor pariwisata. Disamping itu mendorong kecintaan masyarakat terhadap pariwisata berkelanjutan.
"CoE Provinsi Maluku 2018 yang digelar selama satu tahun penuh ini, melibatkan seluruh potensi masyarakat untuk menggerakkan perekonomian daerah. Sehingga akan berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat Maluku," ujar Zeth.
Sementara, Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan apresiasi kepada Provinsi Maluku yang tahun lalu berhasil meningkatkan kunjungan wisman hingga 20,38%. Dari 15.000 wisman pada 2016 meningkat menjadi 18.000 wisman pada 2017.
"Pariwisata Maluku terus berusaha meningkatkan unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas). Untuk atraksi, ada 23 even yang digelar sepanjang tahun ini termasuk 2 even yang masuk dalam CoE Wonderful yang akan mendatangkan kunjungan wisman sekitar 3.250 wisman. Ini luar biasa," kata Menpar.
Ia menjelaskan, Maluku sejak lama dikenal dunia internasional sebagai penghasil rempah-rempah dunia. Pesonanya kini dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari (marine tourism) kelas dunia.
Apalagi, potensi besar tersebut didukung oleh 1.434 pulau, di antaranya Pulau Banda yang disiapkan sebagai kawasan khusus pariwisata.
"Kepulauan Maluku ini Banda merupakan destinasi unggulan untuk wisata bahari. Masalahnya kebutuhan amenitas dan akses menjadi kendalanya. Karena terpisah pisah pulau. Ini bisa disiasati oleh nomadic tourism. Amenitasnya bisa dengan camping ground atau life on board dengan perahu. Aksesnya dengan see plane. Kami siap mendukung itu," pungkas Menpar. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved