Korban Tank Terperosok Tewas karena Kelelahan Bantu Siswa

Agus Utantoro
11/3/2018 19:28
Korban Tank Terperosok Tewas karena Kelelahan Bantu Siswa
(MI/Agus Utantoro)

KEPALA Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ananda Purworejo, Jawa Tengah, Iswandari, sempat menolong anak-anak yang berkeliling dalam tank yang terperosok ke Sungai Bogowonto.

Salah seorang guru TK Siwi Peni Purworejo, Anggi, di Purworejo, Minggu (11/3), menuturkan, Iswandari menolong anak-anak yang tercebur ke sungai hingga kelelahan.

Setelah itu, lanjut Anggi, Iswandari dibawa ke rumah sakit (RS). Hanya saja, Iswandari akhirnya meninggal dunia setiba di RS. "Bu Is sempat menolong anak-anak," kata Anggi di sela-sela pemakaman Iswandari.

Saat kejadian, rombongan siswa Anggi sedang antre menunggu giliran menaiki tank. Rombongan outbond yang terdiri dari seratusan anak-anak TK dan PAUD itu dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok I, dengan tiga unit tank, sudah melakukan perjalanan outbond di pinggir sungai dengan selamat.

Tragedi terjadi di perjalanan kelompok II. Di mana, salah satu tank yang dinaiki oleh Iswandari terperosok ke sungai. "Saya tidak tahu persis bagaimana kecelakaan itu terjadi. Namun setelah kejadian itu, kelompok ketiga tidak jadi naik tank, karena dibatalkan," katanya.

Menurut Anggi kejadian ini merupakan insiden yang pertama kali terjadi sepanjang kegiatan outbond di markas Yonif Mekanis Raider 412/BES.

Karena, kegiatan serupa dengan rute tank yang sama sudah sering dilakukan oleh sekolah lain dan semua lancar.

Ia menyebutkan, outbond lingkungan pasukan elite itu merupakan program Gugus Cempaka yang izinnya sudah diajukan sejak Januari 2018.

Kegiatan ini, lanjutnya, diawali dengan para peserta dan orangtua yang berkumpul di Lapanbgan Mranti yang tidak jauh dari lokasi. "Kami dijemput dengan dua truk TNI," katanya.

Tank yang terperosok ke sungai pada Sabtu (10/3) sedang mengikuti outbond anak-anak TNI dan PAUD Ananda di Markas Yonif Mekanis Raider 412/6/2 Kostrad. Salah satu kegiatan outbond ialah dengan berkeliling asrama menggunakan kendaraan tempur (ranpur).

Kecelakaan itu menewaskan dua orang, yakni seorang prajurit TNI, Pratu Randi Suryadi dan Kepala Sekolah PAUD Ananda, Iswandari. (A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya