Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 50 jemaah asal Sumatra Selatan sudah berangkat umrah ke Tanah Suci pada Kamis (8/3) kemarin. Hal itu sebagai komitmen dari biro perjalanan Abu Tour yang telah menunda keberangkatan lebih dari 7 ribu jemaah asal Sumsel.
Hanya saja, jemaah itu harus merogoh kantongnya atau menambah biaya perjalanan umrah. Jumlahnya pun beragam, mengikuti isi maklumat yang sudah dikeluarkan dari pihak Abu Tour.
Perwakilan Abu Tour, Andi Akbar Hasban, mengatakan, jemaah gelombang pertama sudah diberangkatkan sesuai dengan jadwal yang ada. Dan kemudian akan kembali diberangkatkan pada 12 Maret sebanyak 50 jemaah, dan 19 Maret sebanyak 175, serta 26 Maret 125 jemaah.
"Jemaah yang sudah berangkat dan yang akan berangkat dalam waktu dekat merupakan jemaah reguler dan beberapa jemaah promo. Jemaah promo yang berangkat yang memenuhi maklumat dari pihak Abu Tour. Total jemaah yang berangkat kemarin berjumlah 50 orang," katanya di Palembang, Jumat (9/3).
Andi mengatakan, jemaah yang berangkat menambah sejumlah uang mulai dari Rp6 jutaan hingga Rp15 Juta.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumsel, Al Fajri Zabidi, mengapresiasi niat baik Abu Tour yang yelah memberangkatkan jemaah dan berjanji akan memberangkatkan kembali.
"Itu sudah kewajiban. Semua jemaah baik reguler atau promo harus berangkat. Baik yang mau menambah biaya atau yang tidak. Itu akan kita perjuangkan terus," kata dia.
Ia mengatakan, pihaknya secara terbuka dan terang-terangan menegaskan dengan meminta Abu Tour untuk tidak merekrut jemaah umrah yang baru. Termasuk yang tertera di dalam isi maklumat yang mana jemaah bisa berangkat apabila mengajak satu atau dua jemaah baru.
"Kebijakan Abu Tour Palembang yang meminta tambahan biaya tak melibatkan pihak pemerintah. Kami minta kepada pihak Abu Tour tidak merekrut jemaah baru sampai semua jemaah diberangkatkan semua," jelasnya.
Ia menegaskan, biro perjalanan umroh Abu Tour tak memiliki izin sehingga ia meminta masyarakat untuk jeli dan teliti. Harapannya agar kejadian ini tiddak berulang kembali.
"Saya tegaskan Abu Tour tak berizin, ini jadi pelajaran kita. Silakan calon jemaah yang mau umrah kalau ragu konsultasi sama kami.
Ada beberapa biro travel yang resmi dan berizin, tapi masih banyak juga yang tidak memiliki izin dan ini yang segera kita tertibkan," tandasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved