Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Islam Negeri Sumatra Utara (UIN Sumut) Medan tidak melarang jika ada mahasiswinya yang menggunakan cadar saat melaksanakan aktivitas belajar mengajar. Kampus UIN Sumut pun memiliki beberapa mahasiswi yang menutupi bagian wajahnya dengan cadar.
Rapat Pimpinan Rektorat UIN Sumut, Jumat (9/3), juga memutuskan tidak ada larangan kepada mahasiswi bercadar untuk terus berkuliah di kampus tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Humas UIN Sumut, Yuni Salma, kepada wartawan, Jumat.
Menurut Yuni, alasan putusan tersebut lantaran tidak ada peraturan di Indonesia lebih tinggi dari Undang-Undang Dasar 1945, artinya dalam undang-undang diberikan kebebasan untuk menjalankan agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
"Selama ini, di kampus tidak ada masalah antara kita dan mahasiswi bercadar. Mahasiswi baik-baik saja, tidak mengikuti ideologi radikal, fundamental, dan sebagainya," jelas Yuni.
Ia menambahkan, mahasiswi yang menggunakan cadar adalah orang-orang berpendidikan dan bisa menilai dan mengerti baik terhadap sesuatu.
"Intinya UIN Sumut tidak ada regulasi yang mengatur, tidak melarang mahasiswi kita untuk bercadar dan kondisi seperti biasa," ujarnya.
UIN Sumut juga tidak mengikuti kebijakan yang akan diterapkan oleh UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, dengan mengeluarkan larangan penggunaan cadar di area kampus.
"Tidak, kita beda. Itu kita berikan kepada mahasiswi kita masing-masing. Kemudian itu, masing-masing kebijakan pimpinan membuat itu. Kita UIN Sumut, berpatokan belum regulasi resmi dari pusat melarang hal tersebut. Itu pun, secara verbal ucapan-ucapan saja," ungkap Yuni. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved