BNPB Sebut 2.180 Jiwa dan 465 KK Terdampak Banjir di Serang

Micom
07/3/2018 22:11
BNPB Sebut 2.180 Jiwa dan 465 KK Terdampak Banjir di Serang
(ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

HUJAN deras telah menyebabkan beberapa desa terendam banjir di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, pada Rabu (7/3), pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 2.180 jiwa atau 465 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

Adapun masyarakat terdampak banjir tersebar di Kampung Sukajaya sebanyak 330 KK atau 1.530 jiwa. Kemudian di Kampung Bayur sebanyak 90 KK atau 500 jiwa terdampak. Dan Kampung Sukajaya sebanyak 45 KK atau 150 jiwa terdampak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melaporkan kepada media, Rabu malam.

"Banjir terjadi akibat cuaca hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan drainase dan sungai meluap," ujar Sutopo.

Sutopo menjelaskan, hingga siang ketinggian air 20-70 sentimeter di permukiman warga. Sejauh ini, lanjut dia, kerugian materil akibat banjir berupa 465 unit rumah terendam dengan tinggi banjir 20-100 cm.

"Tersebar di Kampung Sukajaya sebanyak 330 unit rumah terendam. Kampung Bayur sebanyak 90 unit rumah terendam. Kampung Sukajaya sebanyak 45 unit rumah terendam," sebutnya.

Upaya yang sudah diambil ialah BPBD Kabupaten Serang berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti TNI, Polri, aparat kecamatan, anggota RAPI, dan lainnya.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang memberangkatkan tim reaksi cepat guna melakukan pendataan.

Terakhir BPBD Kabupaten Serang memberangkatkan personel dengan peralatan lengkap, berupa perahu karet, pelampung, dan tenda posko guna melakukan penanganan awal. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya