Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Manokwari, Papua Barat, akan mendatangkan psikolog serta dokter jiwa untuk memeriksa kejiwaan tersangka kasus pembunuhan dan kekerasan seksual yang dialami SP, siswi kelas V Sekolah Dasar di daerah tersebut pekan lalu.
Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi di Manokwari, Senin (5/3), mengatakan, dari hasil pemeriksaan serta fakta yang diperoleh dalam penyelidikan, perbuatan tersangka berinisial HK tersebut mengarah pada ciri-ciri paedofil.
"Tersangka punya kecenderungan memilih korban di bawah umur. Ini yang terjadi dalam kasus ini, suka terhadap anak kecil itu termasuk kelainan jiwa," kata Kapolres.
Untuk memastikan, mental atau kejiwaan pelaku polisi membutuhkan peran serta keterangan ahli. Dalam waktu dekat pihaknya akan menghadirkan dua ahli tersebut ke Manokwari.
Mantan Kapolres Kaimana ini menginginkan, pemeriksaan jiwa pelaku dilakukan di Markas Polres Manokwari. Hal itu untuk meminimalisasi risiko dan di sisi lain hal itu untuk mengurangi biaya operasional.
"Tidak mungkin kami bawa tersangka ke Jayapura atau Makassar. Itu berisiko terutama dari sisi keamanan," katanya.
Ia akan mengutus penyidik untuk membawa sejumlah barang bukti ke Laboratorium Forensik Makassar, Sulawesi Selatan. Uji forensik akan dilakukan terhadap sperma yang ditemukan di tubuh korban serta celana pelaku.
"Kami ingin mencocokan sperma tadi dengan DNA pelaku. Kami juga sudah mengambil air liur serta rambut tersangka sebagai sampel," ujarnya.
SP ditemukan tewas, Jumat (2/3) lalu di lokasi yang tak jauh dari rumahnya di Swapen Perkebunan. Bocah belia 11 tahun ini ditemukan dengan sejumlah luka serius di tubuh dan kepalanya.
Bahu korban patah dan hasil visum menyebutkan terdapat luka pada dubur. Diduga akibat aksi kejahatan seksual pelaku.
Sebelum menyasar siswi kelas V SD ini, HK diketahui telah menarget korban lain berinisial JR yang juga anak bawah umur. Aksi di Kompleks Sanggeng itu gagal lantaran JR berhasil menyelamatkan diri.
Dari situ, HK lari ke rumah kerabatnya di Swapen Perkebunan. Di kompleks tersebut dia mendapati SP. Bocah yang dikenal cerdas dan periang itu tewas di tangan sang paedofil. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved