Mahfud Mengaku tidak Berminat Jadi Cawapres

Ardi Teristi Hardi
05/3/2018 20:38
Mahfud Mengaku tidak Berminat Jadi Cawapres
(MI/Susanto)

MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengaku tidak berminat mencalonkan diri atau dicalonkan sebagai calon wakil presiden pada Pemilihan Umum 2019.

"Kan banyak yang ingin jadi cawapres, saya tidak ingin," kata Mahfud di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (5/3).

Oleh karena itu, terkait survei yang menyebutkan dirinya berpeluang menjadi cawapres, Mahfud memilih tidak ingin proaktif menanggapi. Menurut dia, isu pencalonan semacam itu lebih baik ditanggapi bagi yang betul-betul memiliki hasrat mencalonkan diri.

"Yang ingin-ingin saja (menjadi wapres) itu, yang sudah beli tukang survei, agar namanya dipasang. Biar mereka saja yang bekerja saya tidak akan melakukan hal-hal yang sifatnya aktif untuk hal-hal seperti itu," kata dia.

Menurut Mahfud, saat ini bukan panggung bagi dirinya untuk bertarung memperebutkan posisi Wapres. Saat ini dirinya mengaku hanya ingin
profesional bekerja untuk Indonesia.

"Pokoknya saya tidak akan aktif. Kalau 2014 ada isu semacam itu saya tangkap, bagus. Tetapi untuk sekarang ini enggaklah," katanya.

Bagi Mahfud, keputusan tidak ingin masuk di panggung politik tidak membutuhkan dan tidak perlu dipertanyakan alasannya.

"Ya tidak harus ada alasan kan tidak ingin. Seperti tidak ingin makan bakso, kenapa tidak ingin makan bakso, ya tidak ingin saja," kata dia.

Kendati demikian, terkait berbagai pengamat dan survei yang menyebutkan peluangnya sebagai pendamping Jokowi pada 2019, Mahfud mengatakan akan memberikan jawaban sesungguhnya apabila sudah bertemu dengan Joko Widodo.

"Belum ada yang bersentuhan langsung dengan saya jadi saya tidak akan proaktif. Jawaban sesungguhnya kalau saya sudah bicara dengan yang bersangkutan," kata dia. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya