Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TERSANGKA pengunggah ulang konten Muslim Cyber Army (MCA), Emir Rianto, 56, mengatakan, dirinya tidak bermaksud menghina Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Emir menyebut hanya meneruskan konten yang didapat.
"Tidak ada maksud lain. Saya hanya emosi saat beredar video yang mempertontonkan seseorang menginjak-injak Alquran," ujar Emir saat ditemui di kediamannya di Perumahan Deltasari Indah, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (5/3).
Amir menuturkan, konten yang memajang foto Kapolri Tito didapat dari grup Facebook The Muslim Cyber Army pada November 2017. Dia terkejut, saat harus berhadapan dengan polisi lantaran mengunggah ulang.
"Terus terang saya kaget. Kok tiba-tiba ada Polisi. Ternyata setelah diperiksa di Mapolres berkaitan dengan konten yang saya unggah 2017 lalu," jelasnya.
Emir siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia mengatakan akan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, mengatakan, meski Emir tak ditahan, proses hukum tetap berjalan. Surat pemberitahuan dimulai penyidikan (SPDP) pun telah dibuat.
"Tinggal kita serahkan berkasnya ke kejaksaan untuk dilakukan koreksi," kata Harris. (Medcom/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved