BKSDA Halau Harimau Resahkan Warga Agam

Yose Hendra
02/3/2018 19:46
BKSDA Halau Harimau Resahkan Warga Agam
(ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bukittinggi, Sumatra Barat, melakukan penghalauan harimau sumatra yang meresahkan warga di Jorong Muaro Nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

Kepala Resort BKSDA Bukittinggi, Andrik, saat dimintai konfirmasi dari Bukittinggi, Jumat (2/3), mengatakan, laporan konflik satwa diterima pada 26 Februari 2018 oleh BKSDA Sumbar dan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengusiran harimau di lokasi tersebut.

Dilaporkan tujuh ekor anjing milik warga hilang dan diduga dimangsa harimau.

"Sesuai standar operasional prosedur (SOP) bila terjadi konflik satwa kami melakukan pengecekan ke lokasi terlebih dahulu mengumpulkan data dan informasi," katanya.

Di lokasi tersebut ditemukan jejak-jejak harimau di ladang warga dan diperkirakan berjumlah satu ekor. Kemudian pada 27 Februari 2018 pihaknya mulai melakukan penghalauan harimau dengan membunyikan suara meriam.

"Lama penghalauan ini nanti bergantung bagaimana kondisi di lokasi konflik satwa," tambahnya.

Ia menerangkan bila setelah dilakukan penghalauan kembali ditemukan jejak baru, maka akan dipasang perangkap di lokasi yang mungkin akan dilalui satwa dilindungi tersebut.

"Malam nanti penghalauan masih dilanjutkan, kami imbau warga yang ada di sekitar untuk berhati-hati apalagi jejak ditemukan dekat ladang warga," jelasnya. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya