Surya Paloh Tegaskan Papua Benteng NKRI

MC/Ant/X-10
02/3/2018 07:18
Surya Paloh Tegaskan Papua Benteng NKRI
(MI/SUSANTO)

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan bahwa Papua merupakan benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus dijaga keberadaannya.

"Kalau ada yang bilang Papua ingin memisahkan diri, saya katakan itu bohong dan fitnah. Karena Papua benteng NKRI. Jadi, Saudaraku kalau sayang kepada negara kita ini, yang begitu luar biasa sebagai negara besar, jagalah Papua," ujar Surya Paloh di hadapan puluhan ribu orang saat kampanye perdana pasangan Cagub-Cawagub Papua, Lukas Enembe-Klemen Tinal (Lukmen), di Lapangan Theys Hiyo Eluay, Sentani, Jayapura, Papua, kemarin.

Surya menegaskan Indonesia merupakan bangsa yang besar, bukan negara yang ecek-ecek. Namun, Indonesia bisa menjadi negara kecil manakala ada sekelompok orang yang ingin 'bermain api', yang bisa menyebabkan terjadinya perpecahan.

"Saya lahir di Aceh, tetapi dalam hati saya, saya tidak ada bedanya dengan saudara-saudara saya di Papua. Sakitnya saudara saya di Papua adalah sakitnya saya," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Surya Paloh menegaskan, jika pasangan petahana Lukmen terpilih, masyarakat Papua harus menagih janji kampanye mereka.

"Pakailah momentum pilkada ini dengan mendukung Lukmen. Yakin dan percayalah, saudara-saudara bisa tagih janji mereka pada saya, saya akan jewer mereka berdua, kalau perlu celananya saya turunkan. Tetapi, kalau mereka berhasil, saya membawa bunga melati saya kalungkan pada mereka berdua," katanya.

Surya menganggap pasangan Lukmen sebagai adiknya sendiri. Oleh sebab itu, dirinya mengaku akan sangat malu jika pasangan ini gagal pada pilkada Papua.

"Saya mengenal dua tokoh ini. Lukmen ini saya kenal secara dekat. Mereka saya anggap sebagai adik saya sendiri. Kalau mereka berhasil memimpin Papua di periode kedua, tidak ada yang lebih bangga di luar diri mereka kecuali saya. Kalau gagal, saya yang akan paling malu," ujarnya.

Surya juga menekankan kepentingan masyarakat Papua harus menjadi prioritas utama. Setelahnya boleh memperjuangkan kepentingan partai NasDem.

"NasDem saya katakan perjuangan utama, berjuang untuk rakyat Papua, bukan untuk berjuang pada NasDem. Berjuang untuk Papua dulu, baru berjuang untuk NasDem," tutup Surya.

Kunjungan Surya ke Papua juga dalam rangka konsolidasi partai menghadapi Pilkada 2018 sekaligus Pemilu 2019. Sebelumnya, Surya melakukan kegiatan serupa di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/2). Hari ini, Surya bersama rombongan pengurus dewan pimpinan pusat konsolidasi di Sorong, Papua Barat. Selanjutnya, Surya mengunjungi Bali pada Sabtu (3/3) dan Jawa Barat pada Minggu (4/3).(MC/Ant/X-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya