Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN petani yang berasal dari 64 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang, Sumatra Barat, melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Balai Kota Padang, Kamis (22/2, sebagai buntut tidak kunjung dibangunnya bendungan yang bobol pada 2016.
Koordinator aksi, Fadli, mengatakan, sejak bendungan Koto Tuo, Koto Panjang, Kelurahan Ikua Koto, Kecamatan Koto Tengah, bobol pada 2016 lalu, sekitar 1.034 hektare sawah milik petani tidak teraliri air.
Selain itu, sebanyak 465 kolam ikan budidaya mengalami kekeringan, dan sumur warga pun kerontang. Akibatnya, jelas Fadli, selama sawah dan kolam kering, banyak petani yang beralih profesi sebagai penambang pasir.
Fadli mengatakan, keputusan aksi unjuk rasa berpangkal dari habisnya kesabaran petani terhadap janji-janji pemerintah yang tidak kunjung terealisasi.
Dia menceritakan, pada Agustus 2017, para petani sudah mendapatkan kabar bahwa segera ada pembangunan bendungan yang jebol oleh Pemkot Padang. Namun, hingga Januari 2018, tidak terlihat sama sekali pekerjaan fisik. Oleh Fadli dan petani lain, kekecewaan tentu saja menghampiri, sehingga ditumpahkan dengan cara aksi.
Kekecewaan semakin lengkap tatkala kunjungan anggota DPRD Kota Padang beberapa waktu lalu ke lokasi bendungan yang bobol, memberi secercah harapan. Namun, perbaikan yang didambakan juga tidak menjadi kenyataan.
Melalui aksi tersebut, mereka menyuarakan agar Pemkot Padang segera membangun kembali Bendungan Koto Tuo.
Sementara itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V berjanji akan membangun bendungan sementara. Hal itu dikatakan Kepala SNVT PJSA IAKK BWS Sumatra V Sumbar, Ali Rahmad, agar air bisa mengalir ke ribuan hektare sawah petani, termasuk kolam ikan milik petani.
"Hari ini akan kami buat bendungan sementara. Insya Allah, mulai minggu depan, sawah-sawah yang mengalami kekeringan akibat jebolnya tanggul Koto Tuo akan teraliri kembali," tukas Ali. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved