Tim Gabungan TNI-Polri Bersihkan Material Lahar Dingin Sinabung

Antara
21/2/2018 22:55
Tim Gabungan TNI-Polri Bersihkan Material Lahar Dingin Sinabung
(ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

RATUSAN personel TNI melaksanakan gotong-royong dengan Polri membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup aliran lahar dingin Gunung Sinabung di Desa Lau Bakerah, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Tanah Karo, Sumatra Utara.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, di Desa Lau Bakerah, Rabu, mengatakan pembersihan arus lahar dingin tersebut dilakukan dengan mengerahkan personel Polres Tanah Karo dan Polsek jajaran sebanyak 110 orang. Kemudian, satu peleton Sabhara Polda Sumut, satu peleton TNI, dan satu peleton BKO Brimob Polda Sumut.

"Keseluruhan personel gabungan dari TNI-Polri tersebut, bekerja keras membongkar batu dan kayu yang menghambat arus lahar dingin Gunung Sinabung yang selama ini sering mengakibatkan terjadinya banjir di Desa Lau Bakerah," ujar Rina.

Ia mengatakan, gotong-royong yang dilakukan aparat keamanan tersebut, berjalan lancar, aman dan tidak ada mengalami kendala di lapangan. Kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan di Kabupaten Karo itu dilakukan dengan menggunakan peralatan skop, cangkul, dan perlengkapan lainnya.

Personel TNI-Polri bekerja sejak hari ini dan dilanjutkan lagi Kamis (22/2) besok di lokasi Desa Lau Bakerah.

"Warga sangat berterima kasih kepada prajurit TNI dan Polri yang sangat peduli membersihkan kawasan arus lahar dingin Gunung Sinabung itu," kata Kabid Humas Polda Sumut.

Sebelumnya, letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, yang terjadi pada Senin (19/2) dan seburan debu vulkanik hingga radius delapan kilometer, jalan, permukiman dan lahan pertanian tertutup debu vulkanik dan zona merah ketebalan debu mencapai 5-10 sentimeter (cm).

Daerah yang terkena dampak debu vulkanik, yakni Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Payung, Kecamatan Tiganderket, Kecamatan Kutabuluh, Kecamatan Munthe, Kecamatan Tigabinanga, dan Kecamatan Juhar. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya