Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK kedua kalinya, kapal pesiar MS Artania Cruise Ship menyinggahi Kota Ambon, Maluku. Kapal pesiar berbendera Jerman ini sandar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Sabtu (10/2) pukul 12.00 Wita dan disambut Sekretaris Kota Ambon, AG Latuheru.
Latuheru menyematkan kain syal khas Ambon kepada nakhoda kapal saat turun di pelabuhan. Para awak kapal dan wisatawan asing juga disambut dengan Tari Lenso, Tari Cakalele, serta permainan alat musik tifa dan toto buang yang menampilkan lagu khas Maluku.
Kapal pesiar dengan panjang 230,6 meter ini membawa wisatawan mancanegara sebanyak 1.024 orang dan 542 kru kapal. Begitu sandar di pelabuhan para wisatawan langsung turun. Di Ambon, para wisatawan juga melakukan city tour.
Perjalanan MS Artania kali ini dimulai dari Jerman menuju Filipina, Malaysia, Kota Ternate, dan Ambon. Dari Ambon, kapal akan melanjutkan perjalanannya menuju Papua New Guinea. Kapal MS Artania berlabuh selama enam jam di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Latuheru dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh wisatawan mancanegara dan kru kapal pesiar ini.
"Semoga seluruh penumpang dan kru bisa nyaman berada di Kota Ambon dan kami menyambutdengan keramahtamahan sebagai masyarakat Kota Ambon," ujar Latuheru.
Seandainya dalam kunjungan ini, kata Latuheru, jika ada hal-hal yang tidak baik sampaikanlah kepada pihaknya. Namun lanjut Latuheru, jika terdapat hal yang baik di Kota Ambon agar disampaikan ke seluruh masyarakat internasional.
Ia mengungkapkan, kedatangan kapal pesiar MS Artania di Kota Ambon ini merupakan kali kedua. Pada 2016, MS Artania juga menyinggahi Ambon dengan membawa ratusan turis asing.
"Semoga kapal ini bisa kembali ke Kota Ambon lagi untuk yang ketiga kalinya bahkan seterusnya, dan membawa penumpang lebih banyak lagi dari sekarang," katanya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved