Luas Panen Padi di Lamongan 21 Ribu Hektare

M Yakub
04/2/2018 22:44
Luas Panen Padi di Lamongan 21 Ribu Hektare
(ANTARA FOTO/Rahmad)

LAHAN padi yang dipanen di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dalam empat bulan terakhir mencapai 21.184 hektare (ha). Tanaman yang panen tersebut tersebar di 23 kecamatan di kabupaten setempat dengan total produksi mencapai 146.467 ton.

Umumnya lahan itu berada pada lahan produktif di sepanjang bantaran sungai Bengawan Solo. Beberapa kecamatan itu di antaranya Babat, Lamongan, Turi, Karanggeneng, Kalitengah, Sukodadi, Glagah, Maduran, Laren, Paciran, Kedungpring, Deket, dan Sarirejo.

"Betul, total realisasi panen seluas 21.184 ha," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Lamongan Agus Hendrawan, Minggu (4/2) siang.

Menurut dia, luasan panen itu realisasi sejak empat bulan terakhir sejak September hingga Desember akhir 2017. Tanamam padi yang panen itu tersebar di 23 kecamatan dari total 27 wilayah kecamatan di kabupaten setempat.

Dari total 27 kecamatan itu, empat wilayah yang tidak ada realisasi panen padi di Kecamatan Sukorame, Biluluk, Sekaran, dan Brondong.

Dari 23 kecamatan itu, total produksi padi selama empat bulan terakhir mencapai mencapai 146.467 ton dengan rata-rata produksi antara 6,7 ton hingga 7,3 ton per ha.

Realiasasi panen terluas berada di Kecamatan Turi yang mencapai 3.377 ha. Selanjutnya Kalitengah seluas 2.249 ha, Karangbinangun 2.401 ha serta Kecamatan Laren seluas 1.856 ha. Lamongan merupakan salah satu lumbung pangan di Jatim, selain Kabupaten Tuban, dan Bojonegoro.

Pada 2017, realisasi panen padi di Lamongan seluas 157.679 ha dengan total produksi mencapai 1.087.964 ton. "Rata-rata lokasi panen pada lahan sepanjang bantaran sungai Bengawan Solo, dan beririgasi teknis lainnya," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya