Kapal Pengangkut Sembako Terbakar di Indragiri, Seorang ABK Hilang

Rudi Kurniawansyah
02/2/2018 19:06
Kapal Pengangkut Sembako Terbakar di Indragiri, Seorang ABK Hilang
(Ilustrasi/ANTARA/Nila Fu'adi)

KAPAL Motor (KM) Vega Jaya 5 Gross Tonase bermuatan sebanyak 15 ton sembako dan tabung gas elpiji, terbakar di perairan Sungai Indragiri, Kelurahan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, sekitar pukul 20.30 WIB, Kamis (1/2).

Akibat kejadian tersebut, salah seorang anak buah kapal (ABK) hilang. Adapun nakhoda dan seorang ABK lainnya ditemukan dalam keadaan selamat.

"Korban yang hilang bernama Icap, 17 tahun, warga Parit 8 Tembilahan," kata Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Polres Indragiri Hilir, AKP Awaluddin Dalimunthe, saat dimintai konfirmasi, Jumat (2/2).

Awaluddin menceritakan kronologis kejadian bermula sektar pukul 19.30 WIB ketika KM Vega Jaya yang bermuatan sembako sebanyak 15 ton, dan tabung gas elpiji 12 kilogram sebanyak 20 tabung, dinakhodai oleh Jamal, 39, serta dua ABK Rian, 18, dan Icap, 17, berangkat dari Tembilahan menuju ke PT MGI Kecamatan Pelangiran.

Setelah 45 menit berlayar, kapal tersebut singgah di pinggir Sungai Indragiri, Kelurahan Sungai Perak, lantaran mesin kapal mengalami kerusakan.

"Rian disuruh nakhoda Jamal untuk menghidupkan mesin guna menyedot air di petak kapal. Namun hanya sesaat mesin pompa air itu hidup, tiba-tiba mesin itu terbakar. Api dengan cepat membesar dan membakar kapal dan muatannya," jelas Awaluddin.

Dia menambahkan, personel Satpolairud Polres Indragiri Hilir dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir, berusaha memadamkan api dan mengevakuasi awak kapal. Namun, seorang ABK atas nama Icap sampai saat ini belum ditemukan.

Nakhoda kapal, Jamal, dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan, karena menderita luka bakar ringan.

"Sampai saat ini, pencarian terhadap korban masih dilakukan Tim SAR Gabungan Sat Polairud Polres Indragiri Hilir dan BPBD Kabupaten Indragiri Hilir. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta," ungkapnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya