Sultan Minta Hargai Keberagaman dan Toleransi di Jogja

Ardi Teristi Hardi
02/2/2018 18:48
Sultan Minta Hargai Keberagaman dan Toleransi di Jogja
(MI/Agus Utantoro)

JUMAT (2/2) pagi ini, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X menanggapi kabar di media terhadap kegiatan bakti sosial (baksos) oleh jemaat gereja yang ditolak oleh organisasi massa di Pringgolayan, Banguntapan, Bantul.

"Imbauan saya sama sekali bukan bermaksud untuk menekan keberagaman, justru sebaliknya, secara konteks utuhnya, imbauan itu untuk menghargai keberagaman dan toleransi yang ada di Jogja," terang Sultan melalui keterangan yang dirilis Humas Pemprov DIY.

Menurut Sultan, sebagaimana diketahui masyarakat yang tinggal di Jogja sangat beragam dengan berbagai latar belakang suku, agama, daerah, dan golongan.

Oleh karena itu, di saat ada yang menggelar kegiatan seperti baksos, alangkah baik tidak perlu diimbuhi embel-embel afiliasi pada suku, agama, atau juga latar belakang politik.

"Menurut saya secara etika dan secara kultural pun di Jogja ini, kita saling membantu itu sudah menjadi budaya. Kita punya tradisi seperti gotong-royong, sambatan, dan grebuhan. Itu semua dalam pelaksanaannya selalu berdasarkan prinsip: sepi ing pamrih, rame ing gawe," ungkap Sultan.

Ngarsa Dalem mengkhawatirkan saat memberi bantuan lalu diikuti dengan menyatakan bantuan tersebut dari kelompok A atau kelompok B, maka hal itu akan berpotensi menimbulkan sejumlah pertanyaan. Sehingga dikhawatirkan timbul persepsi yang kurang tepat dan terjadi gesekan sosial.

"Imbauan ini saya tujukan bukan untuk satu kelompok saja, tapi semua lapisan masyarakat tanpa kecuali," katanya. "Semua agama yang diakui di negara ini, harus dihormati. Pedoman kita tetap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," sambung Sultan.

Lebih lanjut Gubernur DIY menambahkan bahwa Jogja memiliki budaya dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan, untuk itu sebaiknya mengedepankan komunikasi dengan cara yang baik ketika terjadi suatu masalah.

"Marilah kita sama-sama menjaga keharmonisan bermasyarakat dengan terus menghargai keberagaman dan menjaga toleransi khususnya yang ada di Jogja maupun di Indonesia," pungkas Sultan. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya