Lima Kecamatan di Ende Diterjang Puting Beliung

Antara
01/2/2018 20:56
Lima Kecamatan di Ende Diterjang Puting Beliung
(ANTARA)

BADAN Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, melakukan pendataan rumah warga dan fasilitas umum yang
rusak akibat terjangan angin puting beliung di lima kecamatan di wilayah itu.

"BPBD sedang melakukan pendataan rusak akibat terjangan angin puting beliung yang melanda lima kecamatan di daerah ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ende, Albertus Yani, saat dimintai konfirmasi dari Kupang, Kamis (1/2), terkait dengan penanganan bencana alam di daerah itu.

Yani menjelaskan bencana alam angin puting beliung terjadi Minggu (28/1) kemarin melanda lima kecamatan di Kabupaten Ende, di antaranya Maurole, Weweria, dan Wolowaru.

"Berdasarkan laporan yang masuk ke BPBD Ende disebutkan ada lima kecamatan, tetapi untuk memastikan jumlah kerusakan di beberapa daerah itu kita sedang melakukan pendataan di lima kecamatan yang dilanda bencana alam angin puting beliung," kata Albert.

Ia mengatakan, petugas BPBD Ende harus melakukan upaya 'jemput bola' dengan melakukan pendataan langsung ke kecamatan yang dilanda bencana alam angin puting beliung agar datanya akurat.

"Kita ingin data kerusahakan yang akurat termasuk korban bencana sehingga data yang dilaporkan kepada pemerintah pusat harus akurat sesuai fakta di lapangan," katanya.

Ia mengatakan puting beliung melanda Desa Rindiwawo, Kecamatan Wolowaru, Minggu (28/1) hingga Senin (29/1), menyebabkan 26 rumah warga setempat mengalami kerusakan.

"Pada umumnya rumah yang rusak terjadi pada bagian atap. Kita sudah turunkan tim untuk melihat kondisi di lapangan sehingga memudahkan kita dalam mendistribusikan bantuan bagi para korban bencana alam di daerah itu," katanya.

Albert juga menjelaskan dampak gerhana bulan total, Rabu (31/1) malam, berupa gelombang setinggi tiga meter di Pelabuhan Ipi Ende. Hal itu menyebabkan para awak di empat kapal yang sedang berlabuh di Dermaga Ipi, Ende, harus melego jangkar sejauh 200 meter dari dermaga guna menghindari terjadinya benturan dengan dermaga. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya