Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ALMARHUM KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur pernah menyiratkan bahwa kebangkitan Nahdlatul Ulama akan dimulai dari Sragen, Jawa Tengah.
Ungkapan Gus Dur yang juga Presiden keempat RI tersebut disampaikan saat bersilaturahim ke rumah KH Ma'ruf Islamuddin, pemimpin Pondok Pesantren Walisongo yang saat ini juga sebagai Ketua PCNU Kabupaten Sragen.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum NU CARE-LAZISNU, Syamsul Huda, pada sambutan acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) NU Care-LAZISNU di Pondok Pesantren Wali Songo, Sragen, Jawa Tengah, Senin (29/1).
"Tanda-tanda kebangkitan NU dari Sragen seperti ungkapan Gus Dur itu saat ini mulai kelihatan. PCNU Sragen melalui NU Care-LAZISNU-nya dewasa ini telah berkembang pesat terutama dalam aspek pengelolaan ekonomi," kata Syamsul Huda melalui keterangannya yang diterima, Senin.
Ia mencontohkan melalui program Koin NU yang digalakkan NU Care-LAZISNU Sragen, dalam satu tahun mampu mengumpulkan dana sebesar Rp5,8 miliar dalam satu tahun. Dana yang terkumpul itu dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan sosial, membantu fakir miskin, membangun kantor-kantor cabang, membeli buss untuk kegiatan ziarah wali, serta mendirikan usaha travel haji dan umrah.
"Nah, langkah kami selanjutnya di Sragen ini guna memacu kesuksesan tersebut kita akan mendorong untuk pengembangan ekonomi umat," tegas Syamsul sembari menambahkan di antara program pemberdayaan ekonomi umat itu dengan mendirikan Rumah Sakit Sido Waras yang peletakan batu pertamanya akan dilakukan oleh Rais Aam NU, KH Makruf Amin.
Secara umum, Syamsul melaporkan, NU Care-LAZISNU di bawah kepemimpinannya sejak 2016 memiliki modal sebesar kurang lebih Rp500 juta. Kemudian pada 2017, pihaknya berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp16 miliar.
"Kami menyalurkan sekitar Rp11 miliar untuk siaga bencana termasuk membantu suku Asmat dan Rohingya," cetusnya.
Rakornas NU Care-LAZISNU digelar selama tiga hari. Pembukaannya berlangsung meriah dihadiri ratusan peserta berasal dari berbagai daerah seluruh Indonesia.
"Kita berharap NU akam menjadi organisasi mandiri secara ekonomi dan kuat secara ideologi. Inilah semangat Rakornas kali ini yang mengusung tema 'Arus Baru Kemandirian Ekonomi NU, Menyongsong 100 Tahun Nahdlatul Ulama," tukas Syamsul. (OL-2
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved