Bandara Baru DIY Didesain Aman dari Gempa dan Tsunami

Ardi Teristi Hardi
30/1/2018 21:26
Bandara Baru DIY Didesain Aman dari Gempa dan Tsunami
(Ilustrasi--Foto Ist)

DAERAH Istimewa Yogyakarta sedang membangun bandara baru di Kulonprogo dengan nama proyek New Yogyakarta International Airport (NYIA). Bandara yang dibangun dekat dengan pantai selatan Pulau Jawa tersebut telah didesain secara khusus agar aman dari tsunami.

"Ada bangunan khusus untuk mitigasi bencana apabila terjadi tsunami," kata Sekretaris Daerah DIY Gatot Saptadi saat berdiskusi dengan awak media di Yogyakarta, Selasa (30/1).

Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY itu, menjelaskan, bangunan khusus tersebut dibuat untuk tempat evakuasi jika terjadi tsunami. Ia menyebut, sekitar 200 kilometer dari garis pantai selatan Jawa ada patahan besar yang berpotensi gempa. Berdasarkan perkiraan, tsunami yang paling besar mungkin terjadi setinggi 6-7 meter.

"Waktu untuk menyelamatkan diri dari tsunami adalah 20 menit. Jadi, itu sudah dipikirkan dan dikerjakan oleh desainer bandara," kata dia.

Bangunan bandara dirancang khusus agar tahan gempa dan memiliki mitigasi bencana yang baik apabila terjadi gempa dan tsunami.

"Kita sudah punya treatment untuk melakukan ini, tentunya di daerah rawan bencana bukan berarti harus melarang berdirinya bangunan. Kalau itu dilakukan daerah pesisir selatan adalah zona merah semua, tidak ada aktivitas pembangunan," paparnya.

Menurut dia, gempa bumi hingga sekarang belum bisa diprediksi waktu kejadiannya. Yang bisa dilakukan ialah mengantisipasi apabila terjadi bencana, bukan sekadar bangunan yang kokoh tahan gempa dan tsunami, tetapi juga menyelamatkan manusianya lewat mitigasi kebencananaan.

"Seharunysa tidak hanya bandara, tetapi semua pembangunan di sepanjang pantai selatan harus mengacu pada mitigasi bencana," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya