Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo pernah meminta agar infrastruktur kereta api (KA) Trans Sulawesi khususnya yang 47 kilometer dari arah Kabupaten Barru ke Pangkajene Kepulauan (Pangkep) bisa rampung dan dimanfaatkan Oktober 2018 ini.
Pemanfaatan awalnya, hanya untuk mengangkut logistik dari Pelabuhan Garongkong Barru, ke sejumlah pabrik semen milik pemerintah dan swasta yang ada di Kabupaten Pangkep, dan sebaliknya.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang, optimistis target itu bisa dilaksanakan. Menurutnya, jika dihitung-hitung, total rel yang sudah ada itu bisa mencapai 77 kilometer.
"Itu sudah termasuk terase dan bantalan," akunya.
Bahkan, agar itu bisa cepat selesai, lima stasiun antara Barru dan Pangkep sudah dibangun sejak Desember 2017. Keseluruhan stasiun yang akan dibangun sendiri sebanyak 23 diseoanjang 145 km rel yang menghubungkan Kota Makassar dan Parepare.
Lima stasiun yang di Barru itu, adalah Stasiun Barru, Stasiun Garongkong, Stasiun Pelabuhan Garongkong, Stasiun Takkalasi, dan Stasiun Soppengriaja.
"Kita sih berharap semua rampung tepat waktu. 25 Februari nanti Pak Presiden Jokowi mau datang, pasti beliau akan meninjau semua progres proyek nasional yang ada di Sulsel, salah satumya ya kereta api," jelas Agus, Minggu (28/1).
Setelah 47 kilometer rampung, pemerintah akan mulai menawarkan proyek tersebut ke investor untuk pembangunan selanjutnya. Atau diselesaikan dengan swasta, yang dalam istilah teknisnya KPBU (Kerjasam Pemerintah dengan Badan Usaha).
Saat inim sudah tercatat sejumlah BUMN, BUMD, perusahaan swasta di Sulsel, dan dari luar negeri, menawarkan diri untuk investasi di sana.
Hanya saja, Menteri Perhuhungan Budi Karya Sumadi saat berada di Makassar beberapa waktu lalu mengatakan, jika dokumen tender belum ada. Diperkirakan, Februari mendatang baru siap dokumennya.
Bahkan, pemerintah sudah menyiapkan materi dengan KPBU yang baru dengan nilai anatara Rp4-5 triliun. Pemerintah sendiri juga menyiapkan Rp4 triliun. Dengan demikian, totalnya mencapai Rp9 triliun. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved