Dari Batam Bawa Mi Instan

MI/Her/M-1
15/3/2015 00:00
Dari Batam Bawa Mi Instan
(MI/IMMANUEL ANTONIUS)
KERANJANG belanja Rino, 30, dipenuhi berkaleng-kaleng susu bubuk, satu dus mi instan, pasta gigi, dan aneka perlengkapan mandi lainnya. Seusai dibayar di kasir, dari Hypermart di Nagoya Hill, Kota Batam, Kepulauan Riau itu, barang untuk kebutuhan bulanan itu akan dibawa berlayar ke Singapura. Rino, beserta lima anggota keluarganya, ialah warga Singapura. Dengan menaiki feri bertiket seharga S$48 untuk pulang pergi per orang, mereka berkunjung di Batam untuk berjalan-jalan, makan aneka hidangan laut yang sedap, dipijat, dan tentunya belanja aneka barang kebutuhan sehari-hari.

Setiap tiga bulan, acara melancong itu rutin mereka lakukan, dan ternyata banyak warga Singapura lainnya melakukan hal yang sama. Batam bagi mereka dekat sehingga praktis, menyenangkan karena ritmenya tak sesibuk Singapura, dan yang pasti murah! "Di sini harganya jauh lebih murah, jadi sekalian beli mumpung sedang ada di Batam. Kalau dibandingkan dengan di Singapura, bisa hemat sekitar 30%," ujar Rino ketika dijumpai Sabtu (28/2). Di salah satu supermarket besar di
Batam, warga Singapura juga Malaysia turut ambil bagian dalam keramaian siang itu. Manajer Toko Hypermart Nagoya Hill Slamet Riyanto bisa membedakan mereka karena penampilannya yang modis, datang berombongan, serta bertanya pada petugas dengan bahasa Inggris. Jika Singapura memikat dengan wisata belanja premium, kota-kota di Indonesia menjadi magnet karena alam dan kulturnya yang jelita, Batam mengundang pelancong dengan caranya sendiri. Cendera mata dari daerah itu, mi instan dan sikat gigi!



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya