BPBD Sukabumi Sebut 31 Kecamatan Terdampak Gempa Lebak

Benny Bastiandy
23/1/2018 21:48
BPBD Sukabumi Sebut 31 Kecamatan Terdampak Gempa Lebak
(ANTARA)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat ada 31 dari 47 kecamatan yang terdampak gempa yang berpusat di Lebak, Banten.

"Akibat bencana gempa tersebut ratusan rumah yang tersebar di 31 kecamatan rusak berat, sedang dan ringan," kata Kepala Seksi edaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, di Sukabumi, Selasa (23/1).

Menurutnya, akibat bencana tersebut tidak hanya merusak rumah warga saja tetapi fasilitas umum lainnya seperti bangunan sekolah, masjid, klinik, dan rumah sakit.

Dari data yang masuk hingga pukul 20.00 WIB ada dua warga yang mengalami luka ringan akibat tertimpa bangunan yang rusak serta 250 kepala keluarga terdampak bencana. Namun, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya korban jiwa akibat bencana gempa berkekuatan 6,1 skala Richter (SR) yang terjadi pada Selasa sekitar pukul 13.34 WIB.

"Anggota dan relawan BPBD Kabupaten Sukabumi saat ini masih di lokasi korban bencana untuk melakukan penyisiran khawatir ada rumah warga yang rusak tetapi tidak terdata," tambahnya.

Eka mengatakan adapun kecamatan yang terdampak gempa tersebut yakni Sagaranten, Parakansalak, Jampangkulon, Simpenan, Cisaat, Kebonpedes, Gunungguruh, Parungkuda, Kalapanunggal, Cikidang, Waluran, Lengkong, Nagrak, Cibadak, Cibitung, dan Kabandungan.

Kemudian Kecamatan Bantargadung, Caringin, Warungkiara, Cisolok, Cidolog, Ciambar, Nyalindung, Palabuhanratu, Kalibunder, Cidahu, Cikembar, Jampang Tengah, Pabuaran, Cicurug, Cireunghas, dan Ciracap.

"Kami pun mengimbau kepada warga untuk selalu waspada antisipasi gempa susulan, tetapi jangan percaya informasi yang belum tentu kebenarannya alias hoaks," katanya.

Ditambahkannya, hingga saat ini bantuan mulai disalurkan kepada warga yang menjadi korban bencana alam gempa bumi tersebut. Bantuan ini masih bersifat darurat seperti makanan siap saji, peralatan makan, dan mandi. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya