Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebagai bentuk Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat, PT Pertamina (Persero) melaksanakan program jangka panjang selama setahun di tahun 2018. Program tersebut meliputi pemberian bantuan tambahan asupan gizi dan pengadaan faslitas pelayanan kesehatan berupa speedboat.
"Jumlah bantuan yang disalurkan selama setahun kedepan meliputi bantuan kesehatan dan infrastruktur penunjang layanan kesehatan dengan rincian tambahan asupan gizi untuk balita dan ibu hamil di tiga titik lokasi setiap bulan, serta pengadaan kapal speedboat untuk ambulans dengan total bantuan sebesar Rp1,8 miliar," ujar Eko Kristiawan, Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region VIII Maluku Papua sebagaimana rilis yang diterima, hari ini.
Pertamina fokus pada upaya menanggulangi Kejadian Luar Biasa di Asmat dengan pendekatan aksi cepat tanggap penanganan gizi buruk berupa pengiriman makanan tambahan dan susu bayi dan balita untuk menekan jumlah korban, serta program jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kualitas kesehatan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.
Selain itu, peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan akan terus menjadi prioritas di Kabupaten Asmat dan Pertamina berkomitmen untuk mendukung melalui Program Pertamina Sehati.
Disamping pengentasan KLB, Pertamina juga menjamin ketahanan stokBahan Bakar Minyak di kabupaten Asmat. Terdapat 8 Lembaga Penyalur yang
terdiri dari 7 SPBU Kompak dan 1 SPBU khusus Nelayan di Kabupaten Asmat dengan harga jual Premium Rp.6450 dan Solar Rp.5150 sesuai Perpres.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Syahbandar, hari Senin (22/01), kapal akan berlayar dari Jobber Timika menuju Asmat dengan estimasi waktu tempuh 24 jam" pungkas Eko.
Meski kapal angkutan BBM terkendala cuaca di perairan yang menyebabkan Syahbandar tidak memberikan ijin berlayar beberapa waktu lalu. Stok existing di lembaga penyalur masih bisa saling membackup kebutuhan di distrik lainnya yang berdekatan.
Konsumsi utama masyarakat di kabupaten Asmat adalah produk Premium untuk transportasi sungai menggunakan perahu kecil/speed boat. Sehingga relatif tidak ada penggunaan BBM untuk kendaraan darat karena kontur Kabupaten Asmat berupa sungai dan rawa.
"Pertamina akan terus berkoodinasi dan bekerjasama dgn Pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM di Asmat dan wilayah lainnya berjalan lancar. Kami senantiasa berupaya maksimal untuk selalu menjaga ketahanan stok di seluruh lembaga penyalur dan semoga tidak ada kendala cuaca dalam distribusi BBM" tutup Eko. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved