Jokowi : Program Padat Karya Tunai Akan Tingkatkan Daya Beli

Metrotvnews.com
21/1/2018 17:31
Jokowi : Program Padat Karya Tunai Akan Tingkatkan Daya Beli
(MI/ Ahmad Novriwan)

PRESIDEN Joko Widodo menyebut program padat karya tunai yang dilaksanakan di berbagai daerah dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Terpenting dapat menciptakan lapangan kerja.

"Kita harapkan dengan padat karya tunai ini peredaran uang di desa meningkat, konsumsi dan daya beli juga meningkat. Di seluruh Lampung ada 151 titik dimulai seperti ini," ujar Jokowi saat meninjau pelaksanaan program padat karya tunai di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, hari ini.

Saat ini sebanyak 150 petani terlibat dalam program padat karya tunai. Nantinya mereka akan membangun dan meningkatkan saluran irigasi tersier atau pemeliharaan saluran irigasi sekunder sepanjang 150 meter per lokasi.

"Pembayaran pekerjaan dibayarkan per minggu. Dengan upah pembantu tukang Rp80.000 per hari dan tukang Rp100.000 per hari," tambah Jokowi.

Dengan program ini, Jokowi berharap, ada peningkatan daya beli masyarakat di desa tersebut. Sebelumnya, saat berkunjung ke Provinsi Jawa Barat, Presiden juga melihat pelaksanaan padat karya tunai. Di sana terdapat 721 program.

Presiden menggarisbawahi yang terpenting adalah membuka lapangan pekerjaan. "Tapi yang paling penting adalah membuka lapangan pekerjaan. Jadi satu desa
paling tidak 100-200 orang yang dibayar 'cash' sehingga konsumsi masyarakat meningkat lebih baik. Arahnya ke sana," ucap Presiden.

Dalam sidang kabinet paripurna pada 6 Desember 2017, Kepala Negara telah menginstruksikan jajarannya untuk segera memulai pelaksanaan program padat karya di sejumlah daerah di Tanah Air.

Mulai dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan. "Saya minta Januari sudah bisa kita lihat di lapangan, sudah dimulai. Kita harapkan dengan (program) ini akan ada peningkatan daya beli masyarakat di desa," ujar Presiden. (MTVN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya