Ditinjau Tiga Menteri, Pemerintah akan Bangun LRT di Medan

Puji Santoso
17/1/2018 20:58
Ditinjau Tiga Menteri, Pemerintah akan Bangun LRT di Medan
(ANTARA)

PEMERINTAH berencana membangun light rapit transit (LRT) di Medan, Sumatra Utara. Saat ini, pemerintah tengah merintis kemungkinan kerja sama dengan pihak swasta untuk mewujudkan rencana tersebut.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan, pemerintah memang tengah membidik Medan sebagai salah satu target pembangunan jenis kereta api dalam kota itu.

"Kami menilai Medan sudah layak dibangun LRT," katanya kepada wartawan saat meninjau pembangunan double track dan elevated track kereta api Medan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), Basuki Hadi Muljono, dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Rabu (17/1), di Medan.

Menkeu sendiri tidak mengungkapkan secara jelas kapan rencana tersebut segera dilaksanakan di Medan. Namun, dengan perkembangan kota dan transportasi massal saat ini, LRT bisa mendapat sambutan luar biasa di Medan. Menurutnya, kerja sama dengan pihak swasta bisa saja dilakukan jika anggaran di Kementerian Perhubungan terbatas.

"Ini sekarang tergantung Pak Menteri (Menhub). Kalau dana mereka kurang, kami siap kerja sama dengan swasta," katanya.

Pemerintah sendiri, menurutnya, akan menyediakan skema kerja sama jika rencana tersebut akan dilaksanakan. Sebagai gambaran umum, pemerintah kemungkinan menggunakan jasa swasta termasuk pendanaan dalam membangun LRT. Dana yang terpakai tersebut disepakati untuk dikembalikan dalam jangka waktu tertentu, tergantung kesepakatan dan kontrak kerja sama.

"Bisa saja tiga tahun atau lebih," katanya.

Di Medan sendiri, kerja sama pemerintah dengan pihak swasta dalam membangun infrastruktur belum terlalu banyak. Salah satu proyek kerja sama yang saat ini tengah dilakukan adalah proses pembangunan dan pengembangan Rumah Sakit Umum dr Pirngadi.

Sementara itu, Menhub mengatakan bahwa pemerintah berharap proses pembangunan jalur ganda dan jalur layang kereta api Bandara Kualanamu-Medan bisa rampung lebih cepat dari target yang ditetapkan sebelumnya.

Budi Karya mengungkapkan, hingga saat proyek jalur ganda telah rampung 90%.

"Targetnya Oktober atau November tahun ini sudah bisa selesai," katanya.

Budi mengungkapkan, pemerintah akan mengupayakan percepatan proses penyelesaian proyek ini sehingga bisa bisa lebih cepat dimanfaatkan masyarakat. Proyek ini, menurut dia, akan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Medan, serta untuk mendorong dalam mengurangi kemacetan di Kota Medan.

"Soalnya sembilan lintasan sebidang yang sudah dapat diselesaikan."

Menkeu menambahkan, dari segi pembiayaan, untuk proyek ini kini tak mengalami kendala.

"Semuanya sudah siap. Pembiayaan juga aman. Jadi kita tinggal tunggu penyelesaian proyek," kata Sri Mulyani.

Pemerintah sendiri mengimbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas kereta bandara Kualanamu. Pasalnya, hingga kini hanya 30% masyarakat di Sumut yang memanfaatkan fasilitas tersebut menuju atau balik dari Bandara Kualanamu.

"Harusnya fasilitas ini dimanfaatkan. Kan bisa lebih mudah dan nyaman," ujar Menkeu. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya