Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA di Jalan KH Ahmad Dahlan, RT 33/13, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Sumatra Selatan, gempar oleh penemuan jenazah Aldi atau biasa disapa Chika, 25, yang tewas bersimbah darah di dalam salon kecantikan 'Kiki Salon', Selasa (16/1) sekitar pukul 11.45 WIB.
Wanita pria (waria) yang merupakan warga Desa Tanjung Raja, Pemulutan, Ogan Ilir, itu ditemukan tewas dalam kondisi kepala bersimbah darah yang diduga akibat pukulan benda tumpul, serta terlilit sebuah kain.
Di tempat kejadian perkara juga ditemukan tabung gas elpiji 3 kilogram yang berlumuran darah tepat di bagian bawahnya. Jenazah Chika pertama kali ditemukan oleh sang pemilik salon, Khottob atau biasa disapa Kiki, 25.
Kiki menjelaskan, saat itu dirinya datang pada pukul 11.30 WIB dengan maksud untuk bekerja.
"Biasanya salon sudah dibuka sejak pagi pukul 08.00 WIB oleh Chika. Dia kerja dan tinggal di dalam salon. Tapi tadi saya datang agak siang salon belum dibuka juga," ujarnya.
Ia pun berteriak memanggil Chika untuk membukakan rolling door yang terkunci dari dalam, tetapi tak kunjung ada sahutan dari dalam rumah. Akhirnya dia pun membuka rolling door itu dengan menggunakan kunci yang dimilikinya.
Kiki seketika terkejut karena melihat Chika terbujur kaku di atas lantai dengan kondisi bersimbah darah. Teriakan Kiki mengundang perhatian warga yang segera melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Kiki mengungkapkan, meski dirinya sudah membuka salon tersebut selama tiga tahun, Chika baru bekerja di salon miliknya tersebut sejak 27 Desember 2017 lalu, atau belum genap satu bulan. Ia pun mengaku belum terlalu mengenali Chika secara mendalam karena mereka baru berkenalan.
"Orangnya juga tidak banyak bicara, kemayu, ramah, lembut, dan pendiam. Selama kenal dengan saya pun dia tidak pernah cerita apa pun, tidak tahu ada masalah apa," ujar dia.
Sebelum kejadian, terakhir kali Kiki bertemu dengan Chika ini ialah malam sebelum kejadian, Senin (15/1) malam, saat Kiki menutup salonnya tersebut dan meninggalkan Chika di dalam salon. Saat mengecek aplikasi WhatsApp, terlihat ponsel korban masih aktif pada pukul 01.00 WIB dini hari, Selasa (16/1).
"Kemarin itu dia lagi galau, semalam juga teleponan dengan istri dari cowoknya dari jam 6 sore sampai 21.30 WIB pas saya tutup salon. Cowoknya orang Bangka. Dia disuruh makan tidak mau. Galau berat dia," ujar Kiki.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, mengatakan, saat ini anggotanya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum.
"Dilihat dari kondisinya, 90% korban ini meninggal karena dianiaya. Pelaku dan motif masih kami selidiki," ujarnya.
Saat ini, pihaknya mengamankan barang bukti berupa kain yang melilit kepala korban, satu tabung gas elpiji 3 kg, serta kasur gulung berlumuran darah empat korban tergeletak.
"Kami pun sudah meminta keterangan dari beberapa saksi, dan penyelidikan masih akan kami kembangkan," tandasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved