Pemerintah Terjunkan Tim Tangani Gizi Buruk di Asmat

Achmad Zulfikar Fazli
15/1/2018 08:15
Pemerintah Terjunkan Tim Tangani Gizi Buruk di Asmat
(Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

PEMERINTAH tidak berdiam diri terhadap kejadian luar biasa campak dan gizi buruk yang terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, dalam beberapa bulan terakhir.

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajarannya segera turun ke lapangan menyelesaikan masalah yang telah menimbulkan korban jiwa tersebut.

"Kita sudah kirim tim berapa hari lalu atau minggu lalu. Sudah mulai September masuk ke sana. Memang sudah kirim juga makanan tambahan tapi memang medan sangat sulit," kata Presiden di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/1).

Presiden menyebut penanganan masalah tersebut tidak mudah. Apalagi banyaknya kendala yang dihadapi, mulai dari medan yang sulit, biaya yang tinggi, hingga jarak tempuh yang cukup jauh.

Ia mencontohkan, Kabupaten Nduga di Papua. Menurut dia, daerah tersebut memiliki medan jalan yang sangat berat. Bahkan, waktu yang ditempuh empat jam hanya untuk sampai ke Wamena.

"Ini di Asmat juga sama. Perjalanan ada rawa, di situ harus naik boat dua sampai tiga jam untuk biaya ada Rp3 juta sampai Rp4 juta. Ini sebuah kendala yang sangat menghambat," ungkapnya.

Kepala Negara pun meminta pemerintah daerah setempat berperan aktif memeriksa dan mengawasi kondisi kesehatan masyarakatnya. Dengan begitu, penyebaran penyakit dapat dicegah dengan cepat.

"Pemda yang dekat selalu memantau, melihat, mengelilingi terus daerah-daerah yang diperkirakan terjangkit penyakit, atau gizi buruk," ujar Presiden lagi. (MTVN/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya