Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM gabungan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dan jajaran Polres yang melakukan pengungkapan kasus perampokan uang milik Bank Mandiri kembali berhasil menemukan lagi uang senilai Rp5,2 miliar.
"Barang bukti (Barbuk) uang ditemukan anggota di sebuah rumah teman dari tersangka Yongki di daerah Astambul Martapura," ungkap Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana, di Martapura, Jumat (5/1).
Kapolda yang mendapat laporan perihal ditemukannya lagi sisa uang hasil rampokan pun langsung mendatangi Mapolres Banjar, tempat diamankannya barang bukti sementara sebelum dibawa ke Polda Kalsel di Banjarmasin.
"Barang bukti uang ditemukan pada Jumat malam ini sekitar pukul 20.45 Wita dan saya langsung meluncur ke Martapura," kata Rachmat ditemui wartawan di Polres Banjar.
Lantaran masih ada selisih uang sekitar Rp400 juta, Kapolda pun memerintahkan anak buahnya melakukan penggeledahan ulang secara teliti di rumah yang dititipi itu.
"Yang mana kalau dijumlahkan dengan penemuan pertama sekitar Rp 4,4 miliar, jadi masih ada sekitar Rp 400 juta selisihnya," jelas jenderal bintang satu itu.
Untuk itu, pengembangan selisih uang tersebut masih terus dilakukan oleh Jatanras Polda yang dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Sofyan Hidayat, dan Satreskrim jajaran.
Sebelumnya, seperti diberitakan Kantor Berita Antara, kedua pelaku atas nama Brigadir Jumadi seorang oknum anggota Polres Tabalong dan temannya Yongki alias Jawa telah berhasil ditangkap dengan barang bukti uang Rp4.390.000.000 dari total uang rampokan uang Bank Mandiri sebanyak Rp10 miliar dengan rincian uang pecahan Rp100.000 sebanyak Rp6.000.000.000 dan uang pecahan Rp50.000 senilai Rp4.000.000.000. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved