Aher Ajak Warga Jabar Jaga Keamanan Pilkada Serentak

Eriez M Rizal
05/1/2018 19:56
Aher Ajak Warga Jabar Jaga Keamanan Pilkada Serentak
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

GUBERNUR Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta kepada seluruh warganya menjaga rasa aman dan ketertiban selama tahapan-tahapan Pemilihan Kepala Daerah berlangsung.

"Saya berharap, seperti Pilkada sebelumnya Pilkada Serentak 2018 berlangsung aman dan tertib," kata Aher seusai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lodaya 2018 Pengamanan Pilkada Serentak 2018 Jawa Barat di Lapangan Gasibu Bandung, Jumat (5/1).

Menurut Aher, dari catatan Polda Jabar sebanyak 21.438 polisi akan diterjunkan dalam pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Jabar yakni Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar dan Pilkada di 16 kabupaten/kota.

Jumlah personel pengamanan ini, kata dia, semakin memperkuat komitmennya untuk menyelenggarakan Pilkada Serentak 2018 yang Aman, Tertib, dan Kondusif di wilayah Jabar.

"Tentu ini (Pilkada) bukan hal baru ya, karena sebelumnya Pilkada langsung sejak 2004, 2005, 2008 lalu sudah berkali-kali melaksanakan Pilkada. Faktanya selalu aman," kata dia.

"Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman yang lama tadi, Insya Allah kita sangat percaya, bahwa masyarakat Jawa Barat sudah sangat dewasa, sangat mengerti, dan kemudian Insha Allah akan saling hormat memghormati dengan sesanti silih asah, silih asuh, silih asih. Saya kira ini akan sangat mewarnai kondisi masyarakat Jabar, sehingga kita bisa antisipasi apa pun gangguannya," lanjutnya.

Tahapan Pilkada Serentak 2018 akan dimulai pada 8 Januari 2018, yaitu pendaftaran peserta pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) masing-masing penyelenggara Pilkada.

Aher mengatakan, apel ini sengaja digelar untuk mengecek kesiapan personil, serta sarana dan prasarana pengamanan. Selain itu, ada sekitar 2.700 personel TNI atau 27 SSK setingkat kompi ikut terlibat dalam pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Jabar.

Para personel TNI akan membantu pengamanan terutama pada saat penyelenggaraan inti Pilkada, yaitu tahapan pemungutan suara di sekitar 60 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Jabar.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menegaskan pihaknya siap mengamankan Pilkada Serentak 2018 di Jabar.

"Dan yang paling penting di sini adalah terkait dengan anggaran berbasis kinerja. Seluruh kebutuhan Pilkada Provinsi sudah dipenuhi semua oleh Bapak Gubernur (Jabar) selaku pimpinan provinsi dan DPRD untuk mengamankan itu (Pilkada)," kata Kapolda Jabar yang menjadi Pembina Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lodaya 2018.

Sementara terkait titik rawan pengamanan, Kapolda Jabar menuturkan bahwa setiap daerah di Jabar memiliki karakteristik masyarakat dan kondisi wilayah tersendiri.

Untuk itu, pihaknya akan menyesuaikan dan menempatkan 1 (satu) kompi Brimob dan 1 (satu) kompi personel TNI pada tempat yang berpotensi terjadi gangguan keamanan.

Pada apel ini, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Polda Jabar dengan KPUD Jabar. MoU ditandatangani oleh
Kapolda Jabar dan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat.

MoU ini merupakan komitmen Polda Jabar untuk mengamankan setiap tahapan Pilkada Serentak 2018 menuju Jawa Barat Aman, Tertib, dan Kondusif. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya