Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dedie A. Rachim memutuskan akan maju kedalam kancah pilkada 2018 nanti sebagai calon wakil walikota Bogor. Dirinya akan berpasangan dengan walikota petahana saat ini Bima Arya.
Saat dihubungi oleh Media Indonesia Wakil Ketua KPK Laode Syarief membenarkan bahwa Dedie memang telah mengajukan proses untuk menjadi calon walikota bogol pada 2018 nanti. Laode juga membenarkan bahwa yang bersangkutan telah mengurus administrasi dan telah memberitahu para pimpinan KPK terkait niatannya tersebut.
"Benar. Dia telah lapor pada pimpinan dan telah menyerahkan surat pengunduran dirinya kemarin sore," terang Laode saat dikonfirmasi, hari ini.
Terkait dengan mundurnya salah satu Direktur dalam organisasi KPK Laode memandang hal tersebut tidak akan berpengaruh kepada kinerja KPK secara keseluruhan. KPK akan tetap bekerja sebagaimana biasanya meski adanya kekosongan dalam salah satu posisi Direktur di struktur organisasinya.
Laode yakin meski Dedie nantinya telah mundur dari posisinya tersebut pihaknya akan tetap bekerja seperti biasa. "Saya rasa tidak berpengaruh, karena banyak yang bisa menjalankan tugas-tugas beliau," ujar Laode.
Kedepannya guna mengisi kekosongan jabatan tersbut Laode membenarkan bahwa pihak KPK tentu akan mencari sosok pengganti dari Dedie untuk mengisi jabatan tersebut. Kedepannya pihak KPK akan membuka rekrutmen baik dari interna maupun eksternal untuk mengisi posisi tersebut.
Sebagaimana diketahui saat ini Dedie masih dalam proses mengurus pengunduran dirinya dari KPK. Baik Bima Arya maupun Dedie belum mau mengungkapkan lebih jauh dan menunggu pernyataan dari pihak KPK. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved