Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APARAT Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Ahmad Nasrul, penumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 272 rute Medan-Makassar, karena membawa narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram, Rabu (27/12).
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Dicky Sondani membenarkan penangkapan tersebut. Ketika itu BNN berkoordinasi dengan Polres Maros.
"Nasrul pun diamankan di area kedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 00.10 Wita," ungkap Dicky, Rabu (27/12).
Dicky menuturkan, kronologis kejadian sekitar pukul 22.00 Wita, pihak BNN dan Polres Maros melapor dan meminta izin kepada Avsec Bandara untuk masuk ke area Bandara. Alalsannya, personel gabungan tersebut akan menjemput salah seorang penumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 272 dari Medan.
Pukul 22.20 Wita pihak BNN dan Polres Maros masuk ke area conveyer 1 area kedatangan bandara yang dikawal oleh Avsec (Squad Leader) Arik Chandra.
"Sekitar pukul 22.59 Wita, penumpang yang diduga pelaku yang pembawa sabu tersebut tiba untuk mengambil bagasi. Dan saat itu langsung dilakukan penangkapan," jelas Dicky.
Kemudian, Pukul 23.05 Wita, pelaku diarahkan untuk masuk ke ruang lost and found Garuda Indonesia untuk dilakukan pemeriksaan barang bawaannya. "Dan ditemukan barang bukti berupa sabu yang disimpan di dalam koper berwarna silver yang dibungkus amplop," lanjut Dicky.
Pihak BNN kemudian meminta agar pelaku keluar dari area kedatangan dengan menggunakan kursi roda. Tujuannya untuk memancing penjemput pelaku.
Pada pukul 00.10 Wita, ada seseorang yang akan menjemput pelaku tiba di basement dan langsung ditangkap pihak BNN. "Pukul 00.15 Wita pelaku bersama seorang rekannya yang akan menjemput Nasrul dibawa BNN dan pihak Polres Maros, menuju Mapolres Maros untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Dicky.
Saat ini, kedua orang tersebut, penumpang dan penjemput, dalam penanganan BNN Provinsi Sulsel. Rencananya, Kamis (28/12), pihak BNN akan memberi keterangan lanjutan, terkait jaringan pengedar sabu tersebut. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved