Kedatangan Bus di Terminal Giwangan Rata-Rata Terlambat 4 Jam

Agus Utantoro
26/12/2017 21:14
Kedatangan Bus di Terminal Giwangan Rata-Rata Terlambat 4 Jam
(ANTARA)

KEDATANGAN bus Antar Kota Antar Provinsi dari kota-kota arah timur dan arah barat Yogyakarta mengalami keterlambatan hingga rata-rata empat jam.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Giwangan (Terminal Penumpang Yogyakarta), Bekti Zunanto, Selasa (26/12), di Yogyakarta, mengatakan, keterlambatan masuk itu disebabkan padatnya lalu lintas di jalan-jalan yang dilalui bus.

"Bus-bus dari Cilacap, Kebumen, Purwokerto, Bandung, Jakarta, atau dari arah barat maupun dari Solo, Malang, Madiun, Kediri, Surabaya, atau dari arah timur, mengalami keterlambatan yang cukup panjang, yakni sekitar empat jam," katanya.

Meski mengalami keterlambatan masuk, jelas Bekti, tidak terjadi penumpukan penumpang di terminal bus yang terbesar di DIY ini. Menurut dia, para penumpang masih dapat diberangkatkan dengan bus-bus reguler, sehingga pengelola terminal belum mengoperasikan bus-bus cadangan.

"Belum memberangkatkan bus cadangan atau meminta bantuan tambahan bus ke Organda. Seluruh penumpang masih bisa terlayani oleh bus reguler," kata Bekti.

Lonjakan penumpang di Terminal Giwangan, baik yang diberangkatkan maupun datang ke terminal kelas II A tersebut mulai terjadi pada Jumat (22/12) masing-masing berjumlah sekitar 12.000 penumpang, baik yang datang maupun berangkat.

Arus penumpang terus meningkat pada Sabtu (23/12) dengan 15.953 penumpang datang dan 14.968 penumpang berangkat dan puncak kedatangan penumpang di Terminal Giwangan terjadi pada Minggu (24/12) dengan 17.396 penumpang dan 17.367 penumpang yang diberangkatkan.

Penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Giwangan masih cukup banyak hingga Senin (25/12), tetapi untuk penumpang yang datang sudah mulai berkurang.

Bekti memperkirakan, puncak arus balik libur akhir tahun akan terjadi pada Selasa (2/1) dengan sekitar 17.000 penumpang yang diberangkatkan menggunakan sekitar 1.480 bus.

Selama libur panjang akhir tahun, Bekti memastikan armada bus yang diberangkatkan dari Terminal Giwangan sudah memenuhi standar laik jalan. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya