Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta sejak Rabu (20/12) siang hingga malam menyebabkan terjadinya longsor di 11 titik di wilayah Kabupaten Kulonprogo.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Sunardi, di Kulonprogo, Kamis (21/12), mengatakan, 11 titik tersebut terjadi di Kecamatan Kalibawang, Samigaluh, dan Girimulyo.
Menurut dia, longsor tersebut menyebabkan terjadinya kerusakan rumah dan akses jalan.
"Rinciannya, longsor menimpa rumah dan dapur sebanyak 7 titik, 2 titik retakan tanah atau tanah ambles, dan 2 titik longsor menutup akses jalan," katanya.
Sunardi menambahkan, bencana tanah longsor yang paling parah terjadi di Dusun Klepu, Banjararum, Kalibawang, yang menyebabkan 20 kepala keluarga (KK) atau 59 jiwa terpaksa mengungsi akibat rumah mereka rusak. Puluhan KK itu mengungsi sejak Rabu (20/12) di SD Kemejing, Kalibawang.
Sedangkan logistik bagi pengungsi, ujarnya, sudah ditangani Kampung Siaga Bencana (KSB) Banjararum.
"Sejauh ini, belum ada pengajuan penambahan logistik, artinya ketersediaan logistik aman," ungkapnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo, Gusdi Hartono, mengatakan, TRC bersama Tagana dan relawan serta masyarakat bergotong royong membersihkan material longsor.
Gusdi menambahkan, sebelumnya tercatat 300-an rumah di kawasan Pegunungan Menoreh rusak akibat longsor dan tanah ambles.
"Berdasarkan data cek lapangan dan laporan camat, sedikitnya ada 300 rumah yang rusak akibat bencana tanah longsor dan tanah ambles itu," kata Gusdi.
Hujan deras yang terjadi pada Rabu siang hingga malam itu juga menyebabkan longsor di sejumlah titik di Perbukitan Prambanan, Kabupaten Sleman.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Sleman, Makwan, mengatakan, juga terjadi aliran deras di Sungai Gendol yang menyebabkan satu unit ekskavator hanyut dan tertimbun material.
"Kami masih mengumpulkan data kerusakan," katanya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved