RSMH Palembang Rawat Empat Pasien Diduga Difteri

Dwi Apriani
18/12/2017 20:34
RSMH Palembang Rawat Empat Pasien Diduga Difteri
(ANTARA)

KASUS difteri diduga sudah menyebar ke Sumatra Selatan. Empat warga asal Sumsel diduga mengidap difteri. Hal itu setelah pihak Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang mendapati keempat warga itu dirawat di rumah sakit tersebut.

Keempat pasien itu kini diisolasi di ruang perawatan khusus dan terpisah dengan pasien lainnya.

Kepala Humas RSMH Palembang, Hidayati, mengatakan, saat ini RSMH tengah merawat empat pasien diduga difteri.

"Ini baru dugaan sementara, kebetulan gejalanya sama, kami tidak bisa memastikan apakah ini difteri atau bukan sebelum hasil laboratorium keluar," ungkap dia.

Ia memastikan, hingga saat ini memang belum ada ditemukan adanya kasus difteri di Sumsel. Namun, ia menerangkan, sebelum empat pasien ini datang, ada satu lagi pasien yang juga diduga terindikasi difteri. Hanya saja, dari uji klinis, tidak ditemukan adanya gejala difteri sehingga pasien tersebut dipulangkan.

"Awalnya ada lima pasien. Namun, satu pasien sudah boleh pulang, karena negatif. Sedangkan, empat lainnya masih dirawat di ruang isolasi. Mereka masih usia anak-anak, dan kondisinya sudah mulai membaik," kata dia.

Sementara itu, Yulia Iriayani, dokter yang menangani pasien tersebut, menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium. Namun, keempat pasien diduga difteri karena ada kriteria tertentu seperti peradagangan pada amandel dan lain sebagainya.

"Ini masih diduga karena menunggu hasil laboratorium dahulu," tegasnya.

Saat ini, keempat pasien tersebut dilakukan perawatan di ruang isolasi karena virus difteri ini bisa menular, baik kontak maupun percikan. Ia mencontohkan jika lewat kontak yakni seperti bersentuhan.

Sedangkan jika lewat percikan seperti pada saat pasien berbicara kemudian udara membawa virus tersebut dan melekat kepada pasien yang bukan pengidap difteri.

"Tapi jika sesama difteri itu tidak masalah. Jadi, keempat pasien ini dirawat diruang isolasi secara bersamaan," ujarnya.

Menurutnya, penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan imunisasi secara lengkap, sejak kecil maupun sudah dewasa. Dan imunisasi lengkap itu sebanyak lima kali.

"Jadi tidak perlu takut dengan difteri jika imunisasinya sudah lengkap," terang dia.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel, Ferry Yanuar, mengatakan, kelima pasien yang dirawat itu sudah terdata per November 2017. Dari kelima pasien itu, satu pasien dinyatakan mengidap difteri.

"Kita sekarang sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut atas kasus ini. Yang jelas perawatan sudah kita lakukan, sesuai dengan prosedur seharusnya," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya