Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku tetap santai meski diterpa isu akan hengkangnya beberapa partai koalisi akibat ketidakjelasan mengenai siapa nama calon pendampingnya.
"Dalam politik jangan jadi politikus atau pemimpin kalau kagetan atau baperan. Karena setiap saat ada 'breaking news' yang disukai dan tidak disukai. Hidup mah santai aja," ujar pria yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Senin (18/12).
Saat ini, Partai Golkar berencana akan mencabut dukungannya. Hal itu didasari atas desakan partai berlambang beringin tersebut untuk segera menetapkan Daniel Mutaqien sebagai Cawagub.
Emil tak ingin terburu-buru memutuskan desakan Golkar, terlebih partai koalisi lainnya juga memiliki jagoan masing-masing. Hanya NasDem yang tidak mengajukan pendamping bagi Emil. Tak hanya Golkar, Partai Persatuan Pembangunan juga dikabarkan akan mengikuti jejak Golkar meninggalkan Emil. Meski begitu, Emil optimistis partai berlambang kakbah tersebut tidak akan mencabut dukungan.
"Insya Allah solid," katanya.
Lanjut dia, apabila keputusan Golkar tetap mencabut dukungan, ia tidak akan mempersoalkannya. Terlebih, koalisi yang ada sudah memenuhi kursi persyaratan pencalonan Cagub dan Cawagub Jabar.
"Jadi saya sampaikan tiga partai yang sudah ada ini kan solid ke saya. Kan kalau Golkar nggak ada, saya sudah cukup. PPP, NasDem, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) sudah 21," katanya.
Saat disinggung mengenai alasan pencabutan dukungan Golkar terkait kurangnya komunikasi yang dilakukan Emil, ia menyebut hal itu terlalu berlebihan.
"Alasan mah bisa dicari. Betulkah alasan itu? Media cari sendiri akan ketahuan, ketemu sebuah kebenaran," katanya. (Ant/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved