Media Group-Korem 162 Wirabhakti Gelar Pengobatan Gratis

Yusuf Riaman
11/12/2017 15:13
Media Group-Korem 162 Wirabhakti Gelar Pengobatan Gratis
(MI/YUSUF RIAMAN)

RATUSAN warga Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, NTB mendapatkan pelayanan pengobatan secara gratis, serta khitanan di kantor kecamatan, Senin (11/12).

"Saya berterimakasih kepada seluruh pihak terutama ke Media Group yang membantu obat-obatan untuk pelaksanaan kegiatan ini," kata Danrem 162 Wirabhakti Kolonel (Inf) H Farid Makruf di tengah-tengah aksi Bhakti Sosial pengobatan massal dan khitanan dalam rangka Hari Juang Kartika 2017 itu.

Farid mengatakan, yang paling penting setelah pengobatan tersebut adalah bagaimana masyarakat dapat memelihara kualitas hidup, "Yang saya maksudkan di sini sebuah rumah tidak harus baru dan mewah, tetapi rumah kita yang ada sekarang ini tolong dipelihara lingkungan, dan kebersihannya dijaga," tuturnya.

Dikatakan Farid, lebih dari 300 warga yang datang berobat pada layanan pengobatan massal tersebut, dan tidak hanya berhenti sampai di situ saja, melainkan siap membantu jika ada pasien yang terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit AD di Mataram.

Ketua yayasan Media Group Ali Sadikin mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dari kepedulian bersama mengingat saat saat ini di Indonesia terjadi banyak bencana, "Karena itulah kita secara bersama-sama membantu masyarakat. Mungkin Pak Danrem menyiapkan rumah sakit, dan dokternya, maka kami dari Media Group membantu seluruh pengobatan," ungkap Ali.

Dikatakan Ali, Media Group menyampaikan rasa terima kasih kepada Danrem 162 Wirabhakti serta semua pihak, dan masyarakat sehingga kegiatan tersebut terlaksana dengan baik.

"Yang pertama kami sampaikan selamat ulang tahun Hari Juang Kartika untuk TNI AD semoga selalu berbhakti kepada masyarakat Indonesia," tandas Ali.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan Bhakti Sosial pengobatan massal dan khitanan tersebut, Korem 162 Wirabhakti melibatkan tiga dokter umum, 33 perawat, satu dokter spesialis dan satu dokter gigi dari RSAD Mataram. Sedangkan dari puskesmas Jerowaru ada satu dokter umum dan tiga para medis. Kemudian RS Bhayangkara Polda NTB mengirimkan seorang dokter dan dua perawat.

Dokter Fivin Fauzih menuturkan, dari pemeriksaan yang dilakukan keluhan yang dialami warga bermacan-macam, namun yang dominan adalah hipertensi dan penyakit kulit. "Banyak terkena sakit kulit, kemungkinan dampak dari bencana banjir," ujar Fivin.

Dipilihnya Kecamatan Jerowaru sebagai lokasi bhakti sosial karena daerah ini bulan lalu dilanda bencana alam banjir bandang, yang menyebabkan adanya korban jiwa. Selain itu sejumlah rumah penduduk dan infrastruktur rusak.

Camat Jerowaru Lalu Ahmad Zulkifli mengatakan, kegiatan baksos sangat membantu masyarakat karena telah meringankan beban yang ada. "Kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada bapak-bapak dari TNI AD dan Media Group yang telah meringankan beban kami terutama dari segi kesehatan," terang Zulkifli.

Kegembiraan juga dirasakan Amaq Haeriah, 60, warga Desa Penang, Kecamatan Jerowaru, karena ia bisa mendapatkan pengobatan gratis untuk keluhan nyeri di kedua lututnya. "Saya tiap bulan berobat ke puskemas, kan kalau kumat disuntik bayar Rp25 ribu," katanya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya