Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BULOG Subdivisi Regional (Subdivre) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) terus menggelontorkan beras melalui operasi pasar (OP) di Cilacap.
Bahkan, awal stok 1,5 ton untuk OP sudah ludes dan kini digelontorkan lagi 2 ton. Pada pekan ini, giliran Kabupaten Banyumas yang bakal dilakukan OP dengan jumlah 2 ton juga.
Kepala Bulog Subdivre Banyumas Setio Wastono mengungkapkan bahwa pada awal OP di Cilacap telah menghabiskan 1,5 ton beras. Kemudian, ditambah lagi 2 ton beras lagi. "OP beras terus dilakukan untuk stabilisasi harga pangan. Harga beras yang digunakan untuk OP sebesar Rp8 ribu per kg dan dilangsungkan di beberapa pasar," kata Wastono, Senin (11/12).
Wastono menambahkan, pihaknya juga segera menggelar OP di Banyumas pada pekan ini. "Nantinya, Bulog menyediakan sekitar 2 ton untuk OP di Banyumas. Secara teknis pelaksanaannya masih didetailkan. Kemungkinan pada Kamis atau Jumat mendatang. Sudah ada beberapa lokasi yang bakal dipilih untuk pelaksanaan OP," ujarnya.
Menurutnya, tujuan dari OP tersebut adalah untuk menstabilisasi harga beras di pasaran. Pasalnya, berdasarkan pemantauan Media Indonesia, harga beras IR 64 kelas medium di pasaran sudah lebih dari Rp10 ribu, bahkan ada yang mencapai Rp11 ribu per kg. "Kami sengaja menggelar OP agar tidak terjadi gejolak harga di pasaran," tambah Wastono.
Dijelaskannya, OP tersebut di luar penyaluran beras sejahtera (rastra) untuk warga tidak mampu. "Bulog Banyumas masih memiliki stok beras hingga Maret mendatang. Sehingga warga tidak perlu khawatir," tambahnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved