Tol Soroja Dituntaskan hanya Dua Tahun

BY/X-5
05/12/2017 07:22
Tol Soroja Dituntaskan hanya Dua Tahun
(ANTARA/AGUNG RAJASA)

KEBERADAAN Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) sepanjang 10,57 kilometer diharapkan akan meningkatkan perekonomian warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Wilayah tersebut memiliki potensi perekonomian yang besar seperti sektor industri, pertanian, dan pariwisata.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat meresmikan mulai beroperasinya Tol Soroja di Bandung, kemarin. "Akses menuju Soreang yang biasa ditempuh 1,5 jam dari Bandung sekarang bisa dipangkas hanya sekitar 10-15 menit," kata Jokowi.

Tol Soroja menjadi bagian dari jaringan transportasi Bandung Raya dan terkoneksi dengan Tol Purbaleunyi.

Tol dengan nilai investasi Rp1,765 triliun itu memiliki lima gerbang, yaitu Margaasih Barat, Margaasih Timur, Kutawaringin Barat, Kutawaringin Timur, dan Soreang. Tol itu hanya bisa dimasuki dengan kartu elektronik.

Presiden juga mengatakan Bandung selatan memiliki potensi wisata kelas satu seperti perkebunan teh, danau, sumber air panas, hingga kawah putih. "Bandung Selatan, dilupakan jangan. Itu lagu Ismail Marzuki," kata Jokowi.

Pada kesempatan itu pun Kepala Negara berpantun dalam bahasa Sunda. "Ka Soreang ngagaleuh laja, uihna ka Pasirkoja. Geuning ayeuna aya Tol Soroja, dina rasa anu bahagia (Ke Soreang membeli lengkuas, pulangnya ke Pasirkoja. Ternyata sekarang ada Tol Soroja, jadi rasanya bahagia)."

Jokowi menegaskan pembangunan tol dikebut PT Citra Marga Lintas Jabar sebagai pengusahaan jalan Tol Soroja. "Kita kerjakan dua tahun lebih sedikit," tukasnya.

Peresmian tol ditandai pembunyian sirene dan penandatanganan prasasti. Jokowi dan rombongan kemudian menjajal tol dengan menggunakan bus Persib.

Sebelum diresmikan, Tol Soroja dites uji kelayakan oleh tim dari Kementerian PU-Pera, Kemenhub, dan Korlantas pada l6-l7 November 2017.

Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Heri Trisaputra mengatakan pembangunan tol itu sudah direncanakan sejak 1996. Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusulkan ke pusat pada 2000. "Lalu pelelangan pada 2015, selesai 2017," katanya.

Heri menjelaskan, selain pemerintah, pembangunan tol itu dilakukan dengan kerja sama antara sindikasi dan bank pemerintah daerah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya