Akibat Bencana Alam, Target 15 Juta Turis Sulit Tercapai

Ferdian Ananda Majni
02/12/2017 11:31
Akibat Bencana Alam, Target 15 Juta Turis Sulit Tercapai
(Sejumlah warga menyaksikan kepulan asap dan abu vulkanik yang menyembur dari kawah Gunung Agung di Desa Datah, Karangasem, Bali, Senin (27/11)---ANTARA/Nyoman Budhiana)

Bencana alam seperti meletusnya Gunung Agung menghambat pecapaian target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pasalnya tiga tujuan utama mereka ialah Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau.

"Bali masih yang utama, jadi bencana letusan Gunung Agung itu besar dampaknya terhadap capaian target kunjungan wisatawan asing," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya di Teluk Sabang, Sabang, Aceh, Sabtu (2/12).

Ia menjelaskan, benyaknya natural disaster di Indonesia mengakibatkan hingga akhir tahun ini jumlah wisman diperkirakan hanya akan mencapai 14 juta pengunjung atau sebesar 93% dari target.

"Banyak natural disaster di Indonesia Karena udah terjadi yaudah, lalu berapa impaknya sudah hitung sampai 1 juta kurangnya jadi kira-kira 14 juta atau 93%. Jadi ini (bencana alam) sudah terjadi. Kalau belum sih saya masih bisa mengatakan ada harapan (bisa tercapai)," jelasnya.

Padahal sebelumnya, pihaknya sangat optimistis target itu akan tercapai. Bahkan hingga akhir September rasio kunjungan meningkat.

"Pertumbuhannya aman banget, target kita pertumbuhannya bagus achievement bagus, jadi dua-duanya bagus, yaitu pertumbuhan 25% achivmentnya masih 102% tapi kondisinya tidak memungkinkan ada peningkatan," sebutnya.

Menpar menjelaskan dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, sebanyak 40% di antaranya berkunjung ke Bali. Sedangkan Jakarta dan Kepulauan Riau, masing-masing menyumbang 40% dan 30% kunjungan wisman. Selebihnya tersebar ke berbagai destinasi wisata lain di Indonesia.

Meski demikian, perhelatan Sail Sabang 2017 itu pun tidak akan mendorong target wisman di 2017. Pasalnya, kegiatan di Pulau Weh, Aceh itu diproyeksikan hanya akan membidik 3 ribu wisman saja.

"Tidak bisa, jadi Sail Sabang terus terang hanya dapat 3 ribu saja. Bali itu sehari aja 15-20 ribu (wisman). Sehari 15 ribu wisman atau kalau dirupiahkan devisanya Rp250 miliar, kalau ngitung sisa hari mulai tanggal 25 atau 26 November itu 36 hari, kalau dikalikan Rp 250 miliar berarti kerugian kita berpotensi Rp 9 triliun devisa, kan jika bandara ditutup, tutupnya 100%," lanjutnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya