Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR gabungan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memantau secara intensif permukaan Sungai Bengawan Solo. Ini karena ada warga yang hanyut terbawa arus saat Bengawan Solo meluap. Dalam tiga hari terakhir ini, dua warga di Jatim dilaporkan tewas terseret arus Bengawan Solo.
"Iya, kita pantau terus Bengawan Solo," kata Koordinator Tim SAR Kantor BPBD Bojonegoro, Sukirno, kepada Media Indonesia, Jumat (1/12) sore.
Anggota Tim SAR, terang dia, telah ditempatkan di sejumlah titik untuk memantau perkembangan permukaan air sungai sepanjang DAS kabupaten setempat. Petugas juga diperintahkan untuk memantau dan menyebarkan informasi jika ditemukan jasad yang terhanyut di Bengawan Solo.
Ia menjelaskan, warga yang jadi korban terhanyut di Sungai Bengawan Solo itu bernama Jono, 72, warga Dusun Bareng, Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Saat terhanyut, korban mengenakan celana pendek hitam dengan kaos pendek putih berkerah hijau.
Hasil koordinasi dengan SAR Ngawi menyebutkan, musibah tenggelamnya korban terjadi pada Jumat sekitar pukul 07.00 Wib. Tim SAR juga telah berkoordinasi dengan semua kepala desa sepanjang bantaran Bengawan Solo. Hal ini dilakukan karena upaya pencarian dimungkinkan mengalami kendala. Karena, saat ini Bengawan Solo sedang meluap.
"Sudah. Kita koordinasikan dengan desa sepanjang Bengawan. Jadi, kalau ada jasad mengapung kita langsung bisa evakuasi," tandasnya.
Sehari sebelumnya, jasad pria ditemukan warga mengapung di Sungai Bengawan solo Desa Padang RT13/02 Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, pada Rabu (29/11) petang. Korban atas nama Lamijan, 72, warga Desa Sumberarum RT 12/04, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.
Jasad korban dievakuasi Tim SAR ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo. Dan setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah kemudian diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved