Tetap Jadi Pionir Televisi Berita

Try/Nic/X-5
29/11/2017 05:45
Tetap Jadi Pionir Televisi Berita
(MI/ROMMY PUJIANTO)

METRO TV diharuskan peka akan kelemahan serta mampu melihat berbagai kesempatan yang bisa menjadi kekuatan. Televisi berita pertama di Indonesia yang mulai mengudara pada 25 November 2000 itu juga mesti kukuh sebagai pionir di tengah persaingan televisi semacam.

Hal itu disampaikan Chairman Media Group Surya Paloh ketika memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-17 Metro TV di Kedoya, Jakarta, kemarin. "Kita berupaya agar harapan masyarakat akan stasiun televisi ini tetap terjaga," ujar Surya di depan direksi dan karyawan Metro TV.

Surya menandaskan faktor utama untuk tetap terdepan ialah terjaganya motivasi dan semangat. "Semangat untuk tetap memiliki, semangat untuk percaya diri, dan semangat untuk meyakini kalau kita bisa akan lebih hebat dari hari ke hari," tegasnya.

Pada kesempatan itu Surya kembali mengingatkan bahwa Metro TV dibangun untuk membangun pemahaman masyarakat agar memiliki kesadaran lebih baik untuk semakin sayang kepada negeri ini. "Jadi, stasiun berita ini diha-dirkan untuk memperkukuh nasionalisme," pesannya.

Dalam perayaan HUT Metro TV bertema Adiwarna bangsa kemarin malam hadir sejumlah menteri Kabinet Kerja, tokoh nasional, dan duta besar negara sahabat. "Di usia yang ke-17 Metro TV mampu mengimplementasikan sila-sila Pancasila," ujar Mendagri Tjahjo Kumolo.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis berharap Metro TV terus hidup. "Ketika banyak televisi lain mulai berkompromi dengan tekanan pasar dan publik, Metro TV tetap konsisten dalam genrenya," ujarnya.

Pada kesempatan itu Media Group meluncurkan situs Medcom.id sebagai terobosan menghadapi perubahan dunia jurnalistik digital. Ada pula MetroXtend yang diharapkan menjadi tonggak Media Group memasuki fase revolusi digital di negeri ini.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya