Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SIDANG kasus suap Direktur Utama dan Manajer Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin terus bergulir.
Sebelas anggota DPRD Banjarmasin yang diduga ikut kecipratan dana suap untuk memuluskan Perda Penyertaan Modal PDAM dihadirkan dalam persidangan sebagai saksi, termasuk mantan Ketua DPRD Banjarmasin, Iwan Rusmali, dan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Andi Effendi, yang juga berstatus tersangka.
Hari ini, PN Tipikor Banjarmasin menggelar sidang kedua perkara suap yang menempatkan Dirut PDAM, Muslih, dan Manajer Keuangan PDAM, Trensis, sebagai terdakwa. Pada sidang kedua ini, sebanyak 12 orang dihadirkan sebagai saksi dan 11 di antaranya anggota dewan yang diduga ikut menerima suap dihadirkan sebagai saksi. Satu saksi lainnya ialah Direktur PT Chindra Santi Pratama, Imam Purnama.
Persidangan yang digelar Selasa (28/11) mendapat penjagaan ketat aparat keamanan ini dipimpin Majelis Hakim Sihar Hamonangan Purba yang merupakan Wakil Ketua PN Banjarmasin, serta didampingi Hakim Anggota Afandi Widarijanto, Dana Hanura, serta Zuraidah.
Sidang akan dilanjutkan pekan depan yang mana pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) berencana memanggil tujuh saksi lain dalam persidangan kasus Operasi Tangkap Tangkap (OTT) KPK terkait Perda Penyertaan Modal bagi PDAM Bandarmasih ini.
"Untuk persidangan selanjutnya akan digelar pekan depan," ucap JPU Kiki Ahmad Yani.
Pihaknya akan mengelar satu sidang lanjutan untuk pemeriksaan saksi terkait kasus penyertaan modal tersebut, bahkan saksi yang dimaksud itu salah satunya dari pejabat Pemerintah Kota Banjarmasin.
Dalam persidangan ini, para anggota dewan mengakui menerima uang dengan besaran antara Rp500 ribu hingga jutaan rupiah.
Pekan lalu, sidang perkara suap oleh Dirut dan Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih yang melibatkan puluhan anggota DPRD Banjarmasin mulai bergulir. Sidang kasus yang cukup menggemparkan ini mendapat perhatian masyarakat Kalsel. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved