Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah, memprioritaskan enam bidang pembangunan dalam APBD.
Berikut kutipan wawancara wartawan Media Indonesia Tosiani dengan Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno.
Prioritas APBD Tahun 2018 nanti untuk apa?
Prioritas APBD 2018 Kabupaten Temanggung akan dititikberatkan untuk enam bidang pembangunan.
Keenam bidang itu ialah pertanian modern yang berkelanjutan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi, pengurangan kemiskinan, pemerataan, dan peningkatan kualitas infrastruktur, dan peningkatan kesehatan.
Serta peningkatan kualitas pendidikan dan tata kelola pemerintahan.
Apa perbedaan dengan tahun ini?
Tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya masih fokus untuk infrastruktur. Sudah ada lebih dari 50 unit infrastruktur yang dibangun.
Antara lain Jembatan Sigandul, Jembatan Kali Galeh, RSUD tujuh lantai, Jembatan Sroyo, Jembatan Walitelon, gedung-gedung perkantoran, sejumlah puskesmas, pelebaran jalan, dan Taman Pancasila.
Apakah berarti pembangunan infrastruktur akan berkurang?
Tentu saja tidak, kita masih bisa mendapatkan anggaran dari pusat untuk membangun.
Tahun depan akan dimulai pembangunan jalan tol ke Ungaran dan jalan lingkar.
Berapa nilai APBD tahun 2018?
Estimasi pendapatan daerah pada 2018 mencapai Rp1,949 triliun.
Pendapatan asli daerah (PAD) dirancang sebesar Rp229,865 miliar, terdiri dari pajak daerah sebesar Rp36,036 miliar, retribusi daerah Rp14,476 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp15 miliar, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp164,352 miliar.
Kemudian, dana perimbangan direncanakan Rp1,161 triliun.
Berasal dari dana bagi hasil Rp50,350 miliar, DAU sebesar Rp807,995 miliar, dan DAK sebesar Rp303,566 miliar.
Adapun lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp557,235 miliar yang didapatkan dari pendapatan hibah Rp1,350 miliar, hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya sebesar Rp86 miliar, dana penyesuaian Rp50 miliar, bantuan keuangan dari provinsi sebesar Rp212,433 miliar, dan dana desa sebesar Rp207, 451 miliar.
Apabila dilakukan penghitungan estimasi keseluruhan pendapatan daerah 2018, kontribusi setiap kelompok sumber pendapatan daerah adalah PAD sebesar 11,79%, dana perimbangan 59,61%, dan lain-lain pendapatan daerah 28,6%.(N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved