Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan pendataan dampak puting beliung yang menerjang Desa Tambakrejo, Desa Tambak Sumur dan Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (22/11).
Data sementara terdapat 754 rumah mengalami kerusakan. Selain itu ada 7 bangunan fasilitas umum yang rusak. Sebanyak 36 orang luka ringan dan telah kembali ke rumahnya. Pada Rabu (22/11) malam terdapat 100 jiwa mengungsi di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum. Namun pada siang harinya sebagian kembali ke rumahnya untuk membersihkan rumahnya.
Sebagian besar kerusakan berupa atap rumah yang roboh. Ada juga rumah yang rusak berat kondisinya.
Dalam siaran persnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB
Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, Sekitar 350 personel dari BPBD Sidoarjo, BPBD Jatim, TNI, Polri, Satpol PP, Linmas dan relawan membantu masyarakat yang menderita akibat puting beliung. Atap rumah yang rusak untuk sementara ditutup terpal.
BPBD Jawa Timur telah mendistribusikan 500 lembar terpal, 100 lembar selimut, 150 unit sandang dan family kid. Makanan siap saji telah dibagikan kepada korban.
Nantinya, Pemda Sidoarjo akan memberikan bantuan perbaikan kerusakan rumah kepada masyarakat yang terdampak. Sesuai Perda bantuan untuk rumah rusak ringan maksimum Rp5 juta, rusak sedang maksimum Rp10 juta, rusak berat maksimum Rp20 juta, dan rusak total maksimum Rp30 juta. Saat ini masih dilakukan pendataan.
Kejadian puting beliung terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Selama 2017 telah terjadi 624 kejadian puting beliung yang menyebabkan 30 orang meninggal dunia, 166 orang luka-luka, 13.692 orang menderita dan mengungsi, 12.607 rumah rusak dan ratusan bangunan publik rusak.
Daerah rawan bencana puting beliung juga makin meluas. Daerah-daerah perkotaan makin sering terjadi puting beliung. Adanya perubahan penggunaan lahan dari hutan atau daerah yang banyak vegetasi berubah menjadi daerah permukiman dan perkotaan, menyebabkan temperatur permukaan tanah cepat naik.
Efek pulau bahang (heat island effect) yang terjadi di kawasan perkotaan menyebabkan beda suhu antara permukaan tanah dan atmosfer cukup tinggi. Sehingga menimbulkan perbedaan tekanan udara sehingga timbul angin kencang atau puting beliung saat cuaca mendung.
Kemampuan iptek saat ini belum mampu memprediksi puting beliung secara pasti. Skalanya mikro, hanya terjadi pada daerah sekitar 10 kilometer persegi dengan waktu kejadian berlangsung antara 5-10 menit. Sedangkan kecepatan angin puting beliung berkisar 60-80 km/jam.
Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada jika kondisi mendung atau dijumpai awan-awan tebal kehitaman di angkasa. Jangan melakukan aktivitas di bawah pohon, papan reklame besar atau di bangunan yang kurang kuat konstruksinya. Tanda-tanda awal puting beliung saat akan hujan, timbul angin terasa dingin yang makin lama makin kencang kemudian diiikuti hujan deras. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved