Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang kembali melanda sejumlah desa di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Selasa (21/11) petang. Banjir ini merupakan air kiriman dari kawasan selatan setelah hujan berintensitas sedang hingga tinggi sekitar 1,5 jam.
Akibatnya, jalan dan sejumlah kawasan permukiman tergenang setinggi 40 sentimeter. Dua desa yang mendapatkan banjir kiriman itu, yakni Desa Sumberarum dan Kunci, di Kecamatan Dander. Jumlah desa yang terdampak dimungkinkan meningkat. Sebab, limpasan air itu juga mengalir ke sejumlah desa di Kecamatan Kapas.
"Air melimpah dari selatan dengan deras masuk pekarangan rumah dan merendam jalan setinggi 40 cm," terang Aris, warga Desa Sembung, Senin petang.
Banjir bandang itu, lanjut dia, juga diperparah dengan adanya hujan deras yang berlangsung selama 1,5 jam sejak petang. Ia menambahkan, kawasan sekitar kampungnya merupakan daerah langanan banjir. Dalam sepekan terakhir sudah terjadi dua kali banjir.
"Malahan pada Kamis (16/11) lalu, luapan banjir cukup besar hingga mengakibatkan banyak jalur lalu lintas mengalami hambatan," jelasnya.
Kepala Pelaksana Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo, mengatakan, banjir kiriman kembali melanda sejumlah desa di Kecamatan Dander. Menurut dia, hal ini dipicu adanya hujan deras di kawasan selatan Bojonegoro sekitar 1,5 jam.
"Info sementara dua desa yang terdampak," ungkapnya.
Kedua desa itu, lanjut dia, ialah Desa Sumberarum dan Desa Kunci, di Kecamatan Dander. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga telah diturunkan untuk melakukan pengecekkan.
"Ini masih kita cek ke lokasi," pungkasnya.
Sebelumnya, bencana serupa melanda sejumlah kecamatan di Bojonegoro, yang mengakibatkan sedikitnya 3.168 unit rumah tergenang, dan mengakibatkan tanaman padi seluas 568 hektare terendam. Banjir bandang yang terjadi pada Kamis (16/11) petang itu juga mengakibatkan ratusan meter jalan terendam banjir.
Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sedangkan, kerugian materi masih dalam pendataan. Hingga Jumat (17/11) pagi, warga masih membersihkan lumpur dan material lainnya yang tertinggal akibat terbawa banjir. Banjir itu terjadi di Kecamatan Dander dan Kapas.
Sedangkan banjir yang melanda Desa Kunci dan Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, mengakibatkan 3.168 unit rumah tergenang dan 568 ha tanaman padi terendam. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved