Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSOALAN yang menimpa Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto diyakini tak menurunkan elektabilitas dan popularitas Ridwan 'Emil' Kamil menuju pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat (Jabar) Saan Mustopa menyatakan, pihaknya tak khawatir terhadap hal tersebut. "Kalau persoalan itu kita tidak khawatir. Lagi pula waktunya (pilgub) juga masih sangat jauh," ungkap Saan di Karawang, Jabar, Minggu (19/11).
Saan menjelaskan, kekuatan figur Kang Emil masih sangat kuat di mata masyarakat Jabar. Hal tersebutlah yang menjadi alasan Saan tidak mengkhawatirkan persoalan internal Partai Golkar.
"Golkar itu maju untuk mendukung Kang Emil itu karena keinginan mereka. Kalau (masalah Novanto) itu urusan internal mereka. Figur Kang Emil ini masih sangat kuat, masyarakat pasti mengenalnya. Jadi tidak perlu khawatir, enggak akan berdampak," ucap Saan.
Namun Saan mengakui, persoalan Partai Golkar saat ini akan menjadi bahan kajian untuk pembelajaran dan diskusi dalam memenangkan Pilgub Jabar 2018.
"Akan tetapi kita jadikan bahan kajian, untuk pembelajaran dan diskusi kita," ungkapnya.
Terkait niat Golkar yang ingin mengawinkan Kang Emil dengan Daniel Mutaqien, menurut Saan, hal tersebut harus diserahkan kepada calon gubernur.
"Kalau urusan wakil itu terserah pilihan Kang Emil. Seperti yang sudah dikatakan Kang Emil, kalau Partai Golkar ngotot atau memaksakan dan mengancam keluar dari koalisi, itu keinginan Golkar sendiri. Mereka memilih berkoalisi juga karena keinginan dan melihat sosok Kang Emil," imbuh Saan.
Saan mengakui, belum mengetahui siapa calon yang pasti menjadi calon wakil gubernur yang akan mendampingi Kang Emil. Namun Desember nanti diharapkan sudah ada jawabannya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved