Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN sebuah rumah di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menewaskan seorang nenek yang sedang terbaring sakit.
"Kejadiannya tadi sekitar pukul 11.30 WIB. Rumah dalam keadaan sepi, dan hanya diisi oleh nenek Maryati yang sedang sakit. Sementara anak dan cucunya sedang berada di kebun," kata Camat Cisarua Nani Rida Riyani di Cisarua, Minggu (19/11).
Maryati, 71, yang tinggal di RT 02/07 Kampung Pasircalung, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua hanya bisa pasrah karena para tetangga tak menyangka dirinya ada di dalam rumah yang sedang terbakar tersebut.
Ia tinggal bersama anaknya Yusuf, 40, dan dua cucunya. "Kemungkinan korban tak bisa menyelamatkan diri. Kalau penyakitnya memang faktor usia yang sudah tua, usianya kan sudah di atas 70 tahun," ungkap Nani.
Nani menyatakan telah berkoordinasi dengan dinas terkait agar keluarga korban bisa mendapat santunan.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat Dicky Maulana mengungkapkan kebakaran tersebut tak bisa dipadamkan. Pasalnya, akses jalan yang jauh menyulitkan gerak mobil pemadam kebakaran. Selain itu rumah terbuat dari kayu dan bambu yang sangat cepat terbakarnya.
"Apinya sangat cepat berkobar dan kurang dari setengah jam rumah sudah habis terbakar. Tetangga pun tidak bisa memadamkannya. Ditambah akses mobil pemadam yang terdekat ada di Padalarang dan Lembang," tuturnya
Terkait sumber penyebab kebakaran, pihaknya mengaku masih meneliti sumber api apakah berasal dari tungku api ataukah korsleting listrik.
Beberapa jam kemudian, peristiwa menyedihkan menimpa dua warga Desa Cihideung Kecamatan Parongpong juga meregang nyawa di dalam sumur akibat menghirup gas beracun. Korban bernama Wawan, 37, dan Suryana, 42.
Evakuasi kedua korban berjalan sulit, bahkan petugas Basarnas juga nyaris pingsan saat melakukan evakuasi di dalam sumur.
Menurut saksis mata Yadi, peristiwa tersebut terjadi sekitar jam 13.30 WIB. Ketika itu korban akan memperbaiki pompa air yang macet. Wawan yang pertama kali masuk sumur, tak kuat mencium gas beracun.
"Wawan yang tak kuat menahan bau gas beracun berusaha ditolong oleh Suryana. Tapi keduanya malah langsung tewas di dalam sumur,"
tutur Yadi.
Evakuasi keduanya dari dalam sumur baru berhasil sekitar jam 17.30. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved